Asahan, SeputarSumut — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk yang terletak di Jalan FL Tobing, Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, pada Rabu siang, 29 April 2026. Akibat amukan si jago merah tersebut, dua unit bangunan rumah permanen milik warga setempat dilaporkan hangus terbakar.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 14.25 WIB dan diduga kuat berawal dari adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik di salah satu hunian. Titik api pertama kali teridentifikasi muncul dari kediaman Rotua Boru Sianipar, seorang pensiunan guru berusia 60 tahun, sebelum akhirnya merembet dengan cepat ke rumah milik tetangganya yang bernama Sela, berusia 30 tahun.
Kabar Daerah: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Jalan FL Tobing Kisaran Timur Kerugian Capai Rp195 Juta
Keterangan dari warga di sekitar lokasi menyebutkan bahwa kobaran api terlihat mulai membesar dari bagian dalam rumah Rotua. Karena api menjalar dengan sangat cepat, warga setempat tidak mampu mengendalikan situasi secara mandiri.
Alamsyah, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, menceritakan bahwa masyarakat sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan manual. Namun, lantaran ukuran api yang terus membesar, mereka memutuskan untuk segera menghubungi petugas pemadam kebakaran guna mendapatkan bantuan.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Hanggar Kisaran langsung meluncur ke tempat kejadian dengan membawa dua unit armada pemadam. Setelah melalui proses pemadaman yang berlangsung cukup dramatis, tim pemadam akhirnya berhasil menguasai keadaan dan mematikan seluruh titik api.
Humas Regu II Pos Hanggar Kisaran, Muhammad Alfaqi, memberikan keterangan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari gangguan instalasi listrik. Ia mengonfirmasi bahwa api diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah korban setelah petugas bergerak cepat merespons aduan warga.
Meskipun musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan material yang diderita para korban tergolong besar dengan taksiran kerugian mencapai sekitar Rp195 juta. Terkait kejadian ini, petugas mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, khususnya yang dipicu oleh penggunaan instalasi listrik yang sudah usang atau tidak layak pakai.(*/mst)


