Tapteng, SeputarSumut — Insiden tabrakan beruntun yang melibat dua kendaraan roda empat serta satu pejalan kaki di Jalan Sibolga-Barus, Kelurahan Kolang Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Minggu (26/7/2026) mengakibatkan sebanyak 17 orang menderita luka-luka.
Kasat Lantas Polres Tapteng, AKP Dela Antomi, mengonfirmasi kabar mengenai insiden kecelakaan lalu lintas tersebut pada Senin (27/7/2026). “Peristiwa ini melibatkan mobil Mitsubishi Triton Double Cabin berpelat E 8532 MG, satu unit Toyota Rush BB 1214 HD, serta seorang pejalan kaki yang merupakan penjual minyak eceran,” ujar Dela.
Kabar Daerah: Kecelakaan Beruntun di Tapanuli Tengah Mengakibatkan Belasan Korban Luka-Luka
Menurut penjelasan pihak kepolisian, peristiwa bermula ketika kendaraan Mitsubishi Triton yang dikendarai Charles Simamora (27), warga Kelurahan Parsingguran I, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), tengah melintas dari arah Barus menuju arah Sibolga.
Sesampainya di tempat kejadian perkara, pengemudi memutuskan memarkirkan kendaraannya di bahu jalan sebelah kiri demi mengisi bahan bakar eceran. Saat pengisian BBM sedang berlangsung, empat orang penumpang mobil Triton memilih turun dari kabin kendaraan.
Pada saat yang bersamaan, melaju satu unit mobil Toyota Rush yang dikemudikan oleh Yusuf Hamdani Siregar (47), seorang warga Desa Sihuik-huik, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), tepat dari arah belakang kendaraan pertama.
Dela membeberkan kronologi hantaman kedua kendaraan tersebut. “Pengemudi Toyota Rush diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak bagian belakang mobil Triton,” katanya.
Kerasnya benturan mobil menyebabkan empat penumpang Triton bersama pedagang BBM eceran bernama Garang Pasaribu (66), warga Lingkungan IV Pahlawan, Kelurahan Kolang Nauli, Kecamatan Kolang, Tapteng, terlempar hingga jatuh ke saluran parit.
Kepolisian memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan ini. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, sebanyak 17 orang mengalami luka-luka, 6 luka berat, 11 luka ringan dengan total kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp30.000.000. Seluruh barang bukti kendaraan saat ini telah diamankan di Polsek Kolang,” ucapnya.
Sesaat setelah kejadian, petugas gabungan langsung melarikan seluruh korban luka menuju Puskesmas Kolang demi pertolongan darurat, sebelum seluruhnya dipindahkan ke RSU FL Tobing Sibolga guna perawatan intensif.
Pihak Kepolisian Resor Tapteng terus mendalami insiden ini secara transparan. “Satlantas Polres Tapteng telah menerima laporan resmi, mendatangi Tempat Kejadian Perkara, serta mengamankan barang bukti kendaraan di Polsek Kolang guna proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Atas musibah penabrakan ini, AKP Dela Antomi mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga tingkat kehati-hatian serta fokus penuh selama memegang kemudi kendaraan.
Masyarakat yang berkendara amat disarankan untuk senantiasa mentaati ketetapan batas kecepatan maksimum, menjaga jarak aman kendaraan, serta memastikan titik berhenti parkir berada pada tempat yang aman tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas umum.
Sebagai penutup, Kasat Lantas Polres Tapteng menyampaikan pesan penting bagi keselamatan jalan raya. “Mari utamakan keselamatan daripada kecepatan demi mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya,” tuturnya.(*/mst)

