Deli Serdang – Antrean panjang kendaraan terjadi di jalur lalu lintas utama Medan menuju Lubukpakam pada hari Rabu (3/12/2025), menyebabkan kemacetan parah. Kepadatan kendaraan terlihat memanjang mulai dari Simpang Kayu Besar hingga mencapai Kawasan Industri Medan (KIM) Star, yang berlokasi di Desa Tanjungbaru, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.
Penyebab utama tersendatnya arus lalu lintas ini adalah adanya titik pertemuan kendaraan dari dua jalur utama, yaitu Jalan Limau Manis dan Jalan Bandara Kualanamu. Kendaraan yang datang dari arah Bandara Kualanamu dan bermaksud menyeberang menuju arah Medan harus melakukan putaran balik di depan masjid PTPN, memperparah kondisi lalu lintas.
Kabar Daerah: Kemacetan Parah Medan-Lubukpakam Akibat Arus Lalin
Menurut kesaksian warga sekitar, antrean kendaraan sudah mulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB dan masih berlanjut hingga siang hari, akibat putaran jalan yang terlalu sempit sehingga kemacetan tak dapat dihindari. Zulham, seorang warga, menambahkan bahwa perbaikan pada Jalan Tol Tebingtinggi – Medan yang mengalami ambles di wilayah Tanjungmorawa turut memberikan dampak.
Zulham menjelaskan bahwa perbaikan tol tersebut mengakibatkan peningkatan volume kendaraan yang dialihkan dan melewati Jalan Simpang Kayu Besar, yang akhirnya menimbulkan kemacetan yang sangat parah. Dampak dari kemacetan di jalan utama Medan – Lubukpakam ini meluas hingga ke Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Pekan Tanjungmorawa.
Sayangnya, para pengendara yang mencoba mengambil jalan pintas melalui Jalan Perintis Kemerdekaan malah terjebak oleh aktivitas masyarakat di Pasar Inpres, yang mengakibatkan kemacetan juga terjadi di jalur tersebut. Diperkirakan kemacetan panjang yang terjadi di jalur Lubukpakam menuju Medan mencapai jarak lebih dari lima kilometer.
Situasi serupa terjadi untuk jalur sebaliknya, dari Medan menuju Lubukpakam, di mana arus kendaraan juga padat merayap bahkan hingga mencapai area Polda. Akibatnya, banyak warga yang hendak berangkat kerja maupun sekolah mengalami keterlambatan.
Menanggapi kondisi ini, pihak kepolisian melalui Kasat Lantas Polresta Deliserdang, AKP Resti, saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa personel sudah diterjunkan ke lokasi. “Ya kita terus mengupayakan mengurai kemacetan yang terjadi,” ujarnya, menegaskan upaya yang dilakukan untuk mengatasi tumpukan kendaraan.
Warga setempat sangat mengharapkan pemerintah dapat segera merealisasikan rencana pembangunan jembatan Fly Over Simpang Kayu Besar Tanjungmorawa. Pembangunan fly over ini diharapkan dapat menjadi solusi permanen untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di wilayah tersebut, mengingat Simpang Kayu Besar merupakan jalur alternatif utama serta penopang Jalan Tol Medan – Lubukpakam.(*/mol)


