Medan, SeputarSumut — Peningkatan signifikan pada angkutan penumpang berhasil dicatatkan oleh KAI Bandara di wilayah Sumatera Utara selama periode Triwulan I tahun 2026. Tren positif ini terlihat dari melonjaknya angka pengguna jasa KA Srilelawangsa, baik untuk rute Medan menuju Bandara Kualanamu maupun relasi Medan menuju Binjai dan Kualabingai dibandingkan dengan periode tahun lalu.
Total jumlah penumpang sepanjang Januari hingga Maret 2026 telah menyentuh angka 1 juta orang, yang menandakan adanya pertumbuhan sebesar 6,21 persen dari capaian 900 ribu penumpang pada periode yang sama di tahun 2025.
Berita Ekonomi: Kenaikan Penumpang KAI Bandara Sumatera Utara di Triwulan I 2026
Apabila melihat data secara mendalam, rute Medan menuju Bandara Kualanamu berhasil mengumpulkan 406 ribu penumpang di kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 7,75 persen jika dikomparasikan dengan kuartal pertama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 377 ribu pengguna.
Di sisi lain, layanan transportasi untuk relasi Medan menuju Binjai dan Kualabingai juga memberikan kontribusi besar dengan jumlah 651 ribu penumpang. Hasil ini mencerminkan adanya peningkatan sebesar 5,26 persen dibandingkan pencapaian pada Triwulan I tahun 2025 yang berada di angka 618 ribu orang.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen perusahaan dalam mempertahankan standar kualitas serta kecepatan dalam beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Beliau menyatakan bahwa pertumbuhan pada awal tahun 2026 menjadi bukti bahwa layanan mereka semakin dibutuhkan oleh publik. Pihak manajemen akan terus berusaha menyajikan moda transportasi yang mengutamakan keamanan, ketepatan waktu, kemudahan akses, serta kenyamanan guna menunjang mobilitas menuju bandara dan daerah penyangga di Sumatera Utara.
KAI Bandara juga berencana untuk terus melakukan inovasi pada sektor layanan demi meningkatkan kepuasan pelanggan secara total sekaligus mempererat kerja sama dengan para pemangku kepentingan.
Melihat kondisi saat ini, pihak KAI Bandara merasa sangat optimistis bahwa tren kenaikan ini akan bertahan seiring dengan mobilitas masyarakat yang semakin aktif serta semakin kuatnya integrasi transportasi di area Sumatera Utara.
Demi kelancaran perjalanan terutama pada periode Angkutan Lebaran, manajemen mengimbau para pengguna jasa untuk senantiasa waspada terhadap barang bawaan dan tiba di stasiun lebih awal. Penumpang juga sangat disarankan untuk menggunakan fasilitas pembelian tiket secara digital lewat aplikasi resmi yang sudah bisa dipesan sejak tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan agar perjalanan tetap nyaman.
Masyarakat yang membutuhkan informasi detail mengenai tarif, jadwal perjalanan, serta proses pemesanan tiket dapat mengunjungi situs resmi PT Railink pada laman www.railink.co.id. Informasi terkini juga tersedia di berbagai kanal media sosial seperti Instagram @kabandararailink, Twitter @KAIBandara, Facebook @KABandaraRailink, atau melalui surat elektronik ke alamat [email protected].
Sebagai profil singkat, PT Railink atau KAI Bandara adalah entitas anak perusahaan hasil kolaborasi antara Angkasa Pura Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia yang berfokus pada penyediaan transportasi kereta api penghubung pusat kota dengan bandara. Layanan ini bermula di Medan menuju Bandara Kualanamu pada 2013, lalu merambah ke Bandara Soekarno-Hatta pada 2018, hingga akhirnya mendapatkan mandat mengelola KA Bandara Yogyakarta International Airport pada April 2022 untuk memperluas jangkauan nasional.
Transformasi strategi terjadi pada Januari 2023 di mana operasional KA Bandara Soekarno-Hatta dialihkan kepada PT Kereta Commuter Indonesia. Perubahan kebijakan ini dilakukan untuk memacu efisiensi perusahaan agar KAI Bandara dapat lebih fokus pada pengembangan dan optimalisasi layanan kereta bandara di wilayah Medan serta Yogyakarta.(Siong)

