Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Kepala BPS Tegaskan Pentingnya Integrasi Big Data dalam Pengukuran Ekonomi

Oleh Redaksi 15
Kamis, 21 Agustus 2025
Foto: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti menghadiri kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) pada Kamis, 21 Agustus 2025.(Ist)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti menghadiri kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) pada Kamis, 21 Agustus 2025.(Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut -​ Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat menuntut lembaga statistik negara beradaptasi. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan hal tersebut dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) pada Kamis, 21 Agustus 2025.

​Amalia menegaskan bahwa lembaga statistik tidak bisa lagi hanya mengandalkan sensus dan survei konvensional. Ke depannya, pemanfaatan big data dan integrasi data administrasi akan menjadi kunci untuk menghasilkan data yang lebih akurat.

Berita Ekonomi: Kepala BPS Tegaskan Pentingnya Integrasi Big Data dalam Pengukuran Ekonomi

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

​”Kami tidak mau bekerja hanya konvensional. Ini juga yang diarahkan oleh pertemuan National Statistics Office, baik di tingkat OECD maupun UN,” ujar Amalia. Ia menjelaskan bahwa BPS rutin berpartisipasi dalam pertemuan tersebut, sehingga terus mengikuti arahan global untuk mengkroscek data survei dengan data administrasi. Langkah ini diyakini akan membuat data yang dihasilkan lebih akurat dan relevan dengan perubahan perilaku yang cepat.

​Peran BPS sebagai Lembaga Perhitungan, Bukan Proyeksi

​Dalam pemaparannya, Amalia juga menyoroti perbedaan fundamental antara BPS dan lembaga ekonomi lainnya. “BPS bukan merupakan lembaga yang melakukan proyeksi. BPS adalah lembaga yang melakukan perhitungan sesuai data yang dikumpulkan di lapangan,” tegasnya. Menurutnya, tugas BPS adalah menghitung dan mengukur pertumbuhan ekonomi, bukan melakukan prediksi di masa depan.

Berita Terkait

OJK Terbitkan Roadmap 2024-2027 Guna Dorong Pertumbuhan Industri BPR dan BPRS yang Tangguh dan Positif

Rupiah Melemah dan Gagal Panen Picu Inflasi Sumut Mei 2026 Tembus 0,89 Persen

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

​Untuk menghitung Produk Domestik Bruto (PDB), Amalia menyebutkan bahwa BPS menggunakan 1.058 variabel, yang didukung oleh berbagai survei serta data dari kementerian dan lembaga terkait. Beberapa contohnya adalah survei tingkat hunian kamar hotel untuk sektor pariwisata, survei industri besar-sedang, serta produksi bulanan padi dan jagung. Semua data tersebut digunakan sebagai pembanding untuk memastikan akurasi.

​Pada acara yang sama, Ketua Bidang II Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) tersebut juga menyampaikan materi tentang perkembangan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global, pergeseran pola belanja masyarakat, dan angka kemiskinan.

​Sebagai penutup acara, Amalia melantik Pengurus ISEI Cabang Medan Koordinator Sumatera Utara Periode 2025-2028. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Sekretaris ISEI Pusat Firman Sihol Parningotan, Kepala BPS Sumut Asim Saputra, Wakil Rektor III USU Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, serta perwakilan dari OJK Sumut, LPS I, Kadin Sumut, dosen, dan mahasiswa dari berbagai universitas di Medan.(Siong)

Tags: BPS Sumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Kebakaran Hanguskan 30 Rumah Warga di Tanah Tinggi Jakarta Pusat pada Kamis Dini Hari
  • KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026
  • Becak Motor Terbakar di SPBU Galang Deli Serdang Diduga Akibat Percikan Api Platina
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo
  • Lionel Messi Jadi Pesepakbola Individu Pertama yang Raih Penghargaan Putri Asturias
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.