Jakarta, SeputarSumut — Media sosial selama akhir pekan ini dihebohkan oleh penyebaran rumor viral yang menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilarikan ke rumah sakit menjelang perayaan Hari Paskah. Spekulasi mengenai kondisi kesehatan pria berusia 79 tahun tersebut memang sering kali mencuat ke publik terutama setelah ia beberapa kali terlihat tampil dengan luka lebam di bagian lengan dan kaki yang diduga ditutupi menggunakan kosmetik tebal.
Kabar yang beredar luas di jagat maya tersebut mengeklaim bahwa Trump tengah menjalani perawatan intensif di Walter Read Medical Center yang berlokasi di Bethesda Maryland pada Sabtu 4 April 2026. Munculnya isu ini dipicu oleh rilis jadwal resmi dari Gedung Putih yang menunjukkan bahwa sang presiden tidak memiliki agenda kegiatan publik apa pun sepanjang akhir pekan tersebut.
Dunia Internasional: Klarifikasi Gedung Putih Terkait Rumor Kesehatan Donald Trump di Akhir Pekan Paskah
Menanggapi spekulasi yang kian memanas Gedung Putih akhirnya memberikan pernyataan melalui akun Rapid Response 47 di platform X. Dalam keterangannya yang dikutip dari PEOPLE pihak pemerintah menyatakan bahwa kaum liberal yang tidak rasional sering menciptakan teori konspirasi yang tidak masuk akal setiap kali presiden tidak berbicara kepada pers selama 12 jam sementara mereka diam saat Biden rutin tidak berbicara kepada media selama 12 hari.
Pihak kepresidenan juga menegaskan agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir karena Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja. Untuk memperkuat bantahan tersebut seorang juru bicara Gedung Putih mengarahkan media pada unggahan Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung di platform X yang memberikan informasi tambahan mengenai aktivitas presiden.
Melalui unggahannya Steven Cheung memuji dedikasi sang presiden dan menyebut Trump sebagai pemimpin Amerika Serikat yang paling bekerja keras bahkan di masa libur Paskah sekalipun. Cheung menyatakan bahwa belum pernah ada presiden yang bekerja lebih keras untuk rakyat Amerika selain Donald Trump dan pada akhir pekan Paskah ini ia terus bekerja tanpa henti di Gedung Putih serta Oval Office sambil menutup pernyataannya dengan doa agar Tuhan selalu memberkatinya.(*/cnni)


