Medan, SeputarSumut — Insiden kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Gang Bidan, Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, pada Senin (2/2/2026) malam, yang mengakibatkan lima unit rumah hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, dugaan awal pemicu munculnya api adalah akibat arus pendek atau korsleting listrik. Meski demikian, kepastian penyebab utama masih menunggu hasil investigasi mendalam dari aparat kepolisian.
Info Medan: Lima Rumah di Gang Bidan Ludes Dilahap Api
Laporan mengenai peristiwa tersebut pertama kali diterima oleh petugas pemadam sekitar pukul 21.30 WIB. Menanggapi informasi itu, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Jalan Karya guna melakukan penanganan darurat.
Sebanyak lima unit armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh dinas terkait untuk menjinakkan si jago merah. Upaya maksimal dilakukan petugas guna melokalisir api agar tidak terus merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi terdampak.
Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Wandro mengakui bahwa pihaknya sempat terkendala akses karena titik api berada di dalam gang sempit yang hanya memiliki lebar sekitar tiga meter.
Lebar jalan yang terbatas membuat mobil pemadam tidak bisa masuk hingga ke depan rumah yang terbakar. Akibatnya, petugas harus menghabiskan waktu lebih lama untuk menyambung dan menarik selang air menuju pusat api.
Situasi di lapangan yang dipantau oleh media menunjukkan bahwa api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim Pemadam Kebakaran Kota Medan. Saat ini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara api yang tersisa.
Muhammad Nurdin, selaku Kepala Lingkungan XIII, memberikan keterangan bahwa api menjalar dengan sangat cepat di antara deretan rumah tersebut. Menurutnya, kebakaran mulai terlihat sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung membesar.
Asal api diketahui muncul pertama kali dari bagian belakang salah satu rumah warga. Karena jarak bangunan yang sangat rapat, api dengan mudah menyambar empat rumah lainnya yang berada di area Gang Bidan tersebut.
Nurdin juga merinci status kepemilikan bangunan yang terbakar, di mana ia menyebutkan bahwa dua dari lima rumah tersebut merupakan rumah kosong. Sementara itu, tiga unit rumah lainnya memiliki penghuni tetap.
Salah satu pemilik rumah yang menjadi korban, Sri Ningsih (45), menceritakan detik-detik mencekam saat api mulai membakar kediamannya. Ia mengaku sangat terkejut ketika menyadari api sudah menyentuh bagian dapurnya secara tiba-tiba.
Dalam suasana panik tersebut, Sri langsung berupaya menyelamatkan diri bersama anggota keluarganya yang lain. Fokus utamanya adalah segera keluar dari dalam rumah begitu mendengar teriakan adanya kebakaran untuk menghindari ancaman bahaya yang lebih besar.(*/mst)


