Medan, SeputarSumut — Arus lalu lintas di salah satu urat nadi transportasi Sumatera Utara, yakni ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT), menunjukkan tren kenaikan volume kendaraan yang cukup tajam hingga memasuki H+5 Idulfitri 2026. Data terbaru dari Jasamarga Nusantara Tollroad (JNT) Regional Division mengonfirmasi bahwa pergerakan masyarakat pada periode mudik dan balik tahun ini melampaui catatan periode normal.
Kenaikan trafik tersebut menyentuh angka puluhan persen jika dibandingkan dengan data lalu lintas harian biasanya. “Pertumbuhan jumlah kendaraan tercatat kurang lebih berada di angka 24,14 persen, dengan akumulasi total mencapai 299,5 ribu unit kendaraan yang melintas,” ungkap Marketing and Communication Department Head JNT, Herald Galingga, dalam pernyataan resminya pada Sabtu (28/3/2026).
Info Medan: Lonjakan Kendaraan di Tol MKTT: Arus Balik Lebaran 2026 di Sumatera Utara Meningkat Signifikan
Rentang waktu penghitungan data ini mencakup periode yang cukup panjang, mulai dari masa persiapan mudik hingga puncak arus balik. Herald merinci bahwa total 299,5 ribu kendaraan tersebut merupakan hasil rekapitulasi sejak H-10 Lebaran atau Rabu (11/3/2026), hingga memasuki hari kelima setelah hari raya yakni Kamis (26/3/2026).
Perbandingan volume lalu lintas ini terlihat sangat kontras jika disandingkan dengan rata-rata harian pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Menurut penjelasan Herald, rata-rata kendaraan yang biasanya memadati ruas Tol MKTT berada di angka 241,2 ribu unit, sehingga lonjakan yang terjadi saat ini mencerminkan tingginya mobilitas warga Sumut selama libur panjang Lebaran 1447 Hijriah.
Di sisi lain, Gerbang Tol (GT) Kualanamu yang menjadi akses utama menuju objek vital bandara juga mencatatkan aktivitas operasional yang padat. Tercatat sebanyak 90,9 ribu kendaraan memasuki jalur tol melalui GT Kualanamu dari arah Bandara Internasional Kualanamu, angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 20,72 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, volume kendaraan yang mengarah menuju bandara melalui gerbang yang sama terdata sebanyak 97 ribu unit, atau mengalami kenaikan sebesar 20,31 persen.(*/mst)


