Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

Luhut Ngamuk Disebut Ganjar Jenderal Mencla-mencle

Oleh Redaksi 15
Kamis, 8 Februari 2024
Foto: Luhut Ngamuk Disebut Ganjar Jenderal Mencla-mencle
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Menko Marves Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengamuk namanya disinggung oleh calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Dalam pidatonya di acara deklarasi keluarga purnawirawan di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024), Ganjar menyinggung nama Luhut, Wiranto hingga Agum Gumelar.

Ia menyebut ketiga sosok tersebut mencla-mencle karena mendukung Prabowo Subianto. Padahal menurutnya dahulu mereka mengkritik tegas capres nomor urut 2 itu.

Sorot Politik: Luhut Ngamuk Disebut Ganjar Jenderal Mencla-mencle

Iklan Indako SeputarSumut

Menanggapi pernyataan Ganjar, Luhut tampak ngamuk dan berbalik mengatai capres dari PDIP itu. “Gak ada mencla-mencle. Yang mencla-mencle, dia itu,” kata Luhut.

Bahkan Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi mengatakan pernyataan Ganjar itu tidak sesuai dengan Luhut. “Kami ingin menegaskan bahwa bukan sifat Menko Luhut untuk mencla-mencle,” ungkap Jodi kepada awak media.

Jodi membeberkan alasan Luhut memilih Prabowo kini karena program Jokowi yang akan terus dilanjutkan jika Prabowo-Gibran terpilih. “Pilihan Pak Menko Luhut karena keinginan untuk melihat keberlanjutan dan penyempurnaan berbagai program dan inisiatif pemerintah saat ini,” kata Jodi.

Berita Terkait

Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting

DPRD Medan Desak Pemko Medan Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi di Medan Tembung

“Termasuk upaya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, dan pembangunan infrastruktur yang merata. Serta program penguatan digitalisasi untuk memperkuat pencegahan korupsi,” sambungnya.

Jodi juga menyinggung soal pembangunan desa hingga pencegahan kasus korupsi yang digaungkan oleh Prabowo.

“Pembangunan pedesaan untuk pemberdayaan masyarakat, jaminan kesehatan gratis yang memastikan akses bagi semua lapisan masyarakat, serta pencegahan korupsi yang diperkuat melalui digitalisasi sistem pengadaan, seperti pengimplementasian e-catalogue, simbara dan lain-lain,” jelas Jodi.

Diberitakan sebelumnya, Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo emosi dengan sikap tiga jenderal Purnawirawan yang mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Ketiga jenderal tersebut adalah Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan, dan Agum Gumelar. Ganjar geram karena yang dulu mengkritik Prabowo justru kini mendukungnya di Pilpres 2024.

Atas hal tersebut, Ganjar menyebut Luhut, Wiranto dan Agum sebagai sosok yang mencla-mencle. Hal itu diucapkan Ganjar saat menghadiri deklarasi dukungan PP Polri di Jawa Tengah.

“Sebagai patriot sejati saya tidak diajari untuk mencla-mencle. Ini kalau gini, darah saya mendidih,” kata Ganjar di Karanganyar, Jawa Tengah, dikutip Kamis (8/2/2024).

Dalam pidatonya, Ganjar tampak menyinggung pernyataan salah satu jenderal tersebut tentang pemecatan Prabowo. Bahkan Ganjar menyebut, kala itu sang jenderal menyebut hanya TNI bodoh yang memilih Prabowo.

“Bahkan satu lagi mengatakan ‘hey pensiunan TNI, Anda bodoh kalau milih orang yang kita pecat’. Dan tiga-tiganya, orang yang ngomong itu sekarang berada pada kubu di sana,” ungkap Ganjar.

Ia menyebut selalu diajarkan menjadi orang yang konsisten sebagai anak dari polisi. “Hai orang-orang tua kami, adakah omonganmu bisa kami percaya dari generasi muda ini?. Hai orang tua kami, kami tidak mau anak cucu kami, cicit kami kelak akan mencatat sejarah orangtuanya, kakeknya mencla mencle hanya karena apa? Jabatan. Hanya karena apa? Uang,” ucap Ganjar. (tvonenews)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com