Jakarta, SeputarSumut — Daftar makanan tinggi vitamin D yang patut kamu konsumsi berikut ini bisa menjadi solusi tepat agar tubuh tidak kekurangan nutrisi penting di tengah kondisi paparan sinar matahari yang belakangan ini sangat kurang.
Pemenuhan kebutuhan vitamin D sering kali terdampak saat musim hujan tiba, di mana suhu menjadi dingin dan sinar matahari menjadi barang ‘mahal’, yang pada akhirnya turut memengaruhi suasana hati seseorang.
Pernik Ragam: Makanan Tinggi Vitamin D yang Patut Dikonsumsi
Kesehatan tulang, gigi, fungsi otot, hingga sistem kekebalan tubuh dan pengaturan mood sangat bergantung pada nutrisi ini, sehingga mendapatkan paparan cahaya matahari yang cukup menjadi hal yang sangat krusial bagi manusia.
Deret Bahan Pangan Kaya Vitamin D
Anda dapat mengandalkan asupan dari beberapa jenis makanan yang secara alami mengandung vitamin D sebagai alternatif selain penggunaan suplemen saat intensitas cahaya matahari sedang berada pada level minimum.
1. Ikan Berlemak
Salah satu sumber vitamin D alami yang paling baik bisa ditemukan pada jenis ikan berlemak, contoh utamanya adalah ikan salmon serta ikan kembung.
Perlu diketahui bahwa kadar vitamin D di dalam ikan berlemak sangat dipengaruhi oleh pola makan ikan tersebut serta seberapa besar paparan sinar matahari yang mereka terima di habitatnya.
Sebagai gambaran, dalam 100 gram sajian salmon liar terkandung sekitar 500 IU atau lebih vitamin D, jumlah yang jauh mengungguli salmon ternakan yang biasanya hanya memiliki kandungan berkisar 200-300 IU.
2. Jamur
Kebutuhan vitamin D juga dapat dipenuhi melalui konsumsi jamur sebagaimana direkomendasikan oleh para ahli, terutama untuk jenis jamur yang tumbuh dengan paparan cahaya matahari langsung.
Tiffany Bruno, seorang dietisien, menyarankan sebuah teknik unik melalui laman Buzzfeed yaitu dengan menjemur potongan jamur di dekat jendela agar bahan pangan tersebut dapat menyerap vitamin D lebih maksimal.
3. Kuning Telur
Bagi Anda yang gemar makan telur, bagian kuningnya ternyata merupakan simpanan nutrisi vitamin D yang cukup tinggi dan mudah ditemukan sehari-hari.
Kandungan vitamin D pada satu butir telur ukuran besar rata-rata mencapai 40 IU, meski angka pastinya tetap bergantung pada metode perawatan serta jenis ayam yang menghasilkan telur tersebut.
4. Hati Sapi
Asupan vitamin D tambahan bisa didapatkan dengan mengonsumsi hati sapi, di mana dalam satu porsi atau sekitar 3 ons dapat memberikan asupan kurang lebih 42 IU.
Walaupun jumlah vitamin D-nya tidak terlalu besar, hati sapi tetap menjadi pilihan sehat karena kaya akan nutrisi esensial lainnya seperti protein, zat besi, vitamin A, hingga vitamin B12.
5. Susu Sapi
Banyak produk susu sapi yang beredar di pasaran saat ini telah melalui proses fortifikasi atau penambahan nutrisi, sehingga dalam 300 ml susu biasanya terkandung sekitar 120 IU vitamin D.
Mengingat vitamin D bersifat larut dalam lemak, mengonsumsi susu menjadi salah satu metode yang sangat efektif karena lemak di dalamnya membantu mempercepat proses penyerapan nutrisi oleh tubuh.(*/cnni)


