Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Media AS Soroti Dinasti Baru Era Jokowi Widodo

Oleh Redaksi 15
Minggu, 28 Januari 2024
Foto: Media AS soroti kemunculan dinasti baru era Jokowi.

Media AS soroti kemunculan dinasti baru era Jokowi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Media yang fokus di hubungan internasional, Foreign Policy (FP), mewanti-wanti kebangkitan dinasti baru di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Pemimpin Redaksi FP Allison Meakem menulis analisis berjudul “Kebangkitan Dinasti Baru di Indonesia era Jokowi” yang rilis pada awal Januari.

Lintas Nasional: Media AS Soroti Dinasti Baru Era Jokowi Widodo

Iklan Indako SeputarSumut

Dia menyoroti situasi pilpres Indonesia yang akan berlangsung pada 14 Februari. Jokowi telah menjabat dua periode dan secara konstitusional dilarang mencalonkan diri kembali.

“Namun hal itu tidak menghentikannya untuk mengembangkan apa yang oleh jurnalis Joseph Rachman disebut sebagai ‘dinasti’,” ujar Meakem.

Gambaran dinasti itu Meakem kutip dari tulisan berjudul Indonesia’s Presidential Elections Are an Exercise in Nepotism yang rilis di Foreign Policy pada November.

Berita Terkait

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Kemenko PMK dan BMKG Minta Pemerintah Daerah Perkuat Antisipasi Dampak El Nino Kuat 2026

Mahkamah Agung Indonesia membatalkan batasan usia minimum 40 tahun untuk mengizinkan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, maju jadi calon wakil presiden bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Jokowi belum mendukung kandidat mana pun, tetapi diasumsikan secara pribadi mendukung Prabowo-Gibran.

Meakem, mengutip Joseph, menyebut Jokowi ingin mempertahankan kekuasaan dengan cara dia.

“Kini [Jokowi] menggunakan metode oligarki yang lazim di negara ini karena ia ingin tetap menjadi pemain yang berkuasa setelah ia meninggalkan jabatannya,” ujar dia.

Meakem juga mendeskripsikan pilpres dan situasi di Indonesia sebelum era Jokowi.

“Demokrasi adalah institusi yang muda dan berharga-tetapi belum sempurna- di Indonesia,” kata dia di tulisan tersebut.

Meakem lantas menceritakan kondisi Indonesia di bawah Soeharto dari 1966-1998. Dia terkenal kejam, membungkam oposisi, dan membuat aturan yang mempertahankan kekuasan.

“PDIP juga menjadi pihak yang memfasilitasi kebangkitan Presiden petahana Joko Widodo atau yang dikenal dengan Jokowi,” lanjut Meakem.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengusung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019. Dalam tulisannya, Meakem mengatakan belakangan ini PDIP dan Jokowi kian terpisah.

“Ketika Jokowi melanggar norma-norma partai dan mulai membangun basis dukungannya sendiri,” ujar dia.

Meski membuat kemajuan, masa jabatan Jokowi juga menuai kontroversi. DI bawah pemerintahan dia, situasi HAM di Indonesia kian buruk, dan institusi demokrasi semakin lemah.

Meakem mencantumkan kutipan dari Journal Democracy yang rilis pada Oktober 2021.

“Di bawah masa jabatannya, pemilihan umum yang bebas terancam, kebebasan sipil menurun, pejuang korupsi dan pengawasan legislatif melemah, dan peran angkatan bersenjata dalam urusan sipil meningkat,” demikian di jurnal itu. (CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com