Jumat, Juli 10, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Menteri Jumhur Hidayat Wajibkan Perusahaan Konsesi Jaga Ekosistem Lahan Gambut

Oleh Redaksi 15
Jumat, 10 Juli 2026
Foto: Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.(Antara)

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.(Antara)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan seluruh perusahaan pemegang konsesi di Indonesia wajib ikut serta menjaga ekosistem gambut. Langkah tersebut harus diambil sebagai bentuk tanggung jawab dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah usaha mereka.

Upaya perlindungan ekosistem gambut di sekitar area konsesi tersebut dapat dijalankan melalui metode pembasahan kembali serta kolaborasi aktif dengan warga setempat. Pemerintah sejauh ini telah mengumpulkan hampir 400 perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit hingga hutan tanaman industri.

Lintas Nasional: Menteri Jumhur Hidayat Wajibkan Perusahaan Konsesi Jaga Ekosistem Lahan Gambut

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Para perusahaan tersebut mulai dari sektor perkebunan sawit hingga hutan tanaman industri. Tujuannya untuk memastikan tidak ada kebakaran di wilayah konsesi masing-masing,” kata Jumhur dalam Raker Pencegahan Antisipasi Karhutla pada Ekosistem Gambut di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.

Strategi Utama Pencegahan Kebakaran

Menjaga lahan gambut agar tetap basah dengan menaikkan tinggi muka air tanah menjadi salah satu langkah utama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Proses ini diterapkan melalui pembuatan sekat kanal supaya air tetap tertahan di dalam kawasan gambut dan tidak mengalir ke sungai.

Berita Terkait

Satu Korban Tewas Akibat Longboat Tenggelam Di Kepulauan Tanimbar Maluku

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Mengungkap Alasan Penetapan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

“Jadi disekat agar dia mengaliri wilayah konsesinya itu, sehingga gambut tidak kering. Gambut itu tidak terbakar kalau dia digenangi air,” ujarnya.

Kementerian Lingkungan Hidup juga mengimbau pihak perusahaan untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dengan membantu antisipasi kebakaran hingga radius lima kilometer di luar wilayah konsesi mereka. Langkah penanganan ini diwujudkan lewat pembangunan sekat kanal bersama masyarakat, pemerintah daerah, dan komunitas.

Sinergi Menghadapi Dampak El Nino

Kerja sama tersebut dinilai semakin krusial mengingat adanya ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi dalam waktu cukup lama. Pemerintah mengindikasikan perlunya akselerasi pembangunan infrastruktur pencegah kekeringan tersebut di berbagai titik.

“Kita masih perlu banyak melakukan penyekatan kanal. Apalagi dalam suasana El Nino, mungkin kita butuh puluhan ribu sekat kanal dalam beberapa bulan ini,” katanya.

Merujuk pada data Kementerian Lingkungan Hidup, luasan lahan gambut yang telah direvegetasi mengalami kenaikan dari kisaran 114 ribu hektare pada tahun 2021 menjadi lebih dari 168 ribu hektare pada tahun 2026. Peningkatan capaian ini menjadi bagian dari rencana strategis pemerintah dalam memperkuat daya tahan ekosistem sekaligus menekan potensi kebakaran hutan.(*/rri)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Sektor Jasa Keuangan Dorong Ekosistem Pertanian Jagung Kabupaten Langkat
  • Rico Waas Ajak PWPM Hadirkan Informasi Sehat dan Solutif untuk Masyarakat
  • DPRD Medan Dukung Komitmen Wali Kota Reformasi Penyaluran Bansos
  • Menteri Jumhur Hidayat Wajibkan Perusahaan Konsesi Jaga Ekosistem Lahan Gambut
  • Kios di Pasar Bakaran Batu Deli Serdang Hangus Terbakar
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com