Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Muslimat NU Berdiri Maret, Khofifah Beber Alasan Harlah Maju ke Januari

Oleh Redaksi 15
Jumat, 19 Januari 2024
Foto: Muslimat NU

Foto: Khofifah Indar Parawansa (kiri)-(Adrial/detikcom)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menjelaskan alasan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-78 Muslimat NU digelar pada Sabtu (20/1/2024). Padahal, Muslimat NU resmi berdiri pada 29 Maret 1946.

Khofifah mengatakan Harlah Muslimat NU selama ini mengacu pada kalender hijriah, yakni pada 26 Rabiul Akhir. Jika disesuaikan dengan kalender masehi pada saat itu, ia menyebut harlah sudah dimulai sejak November 2023.

Lintas Nasional: Muslimat NU Berdiri Maret, Khofifah Beber Alasan Harlah Maju ke Januari

Iklan Indako SeputarSumut

“Jadi harlah besok itu diambil tengah-tengah [antara hijriyah dimundurkan dan masehi dimajukan],” kata Khofifah di kawasan GBK, Jakarta, Jumat (19/1).

Khofifah juga menegaskan ini bukan harlah pertama Muslimat NU yang digelar beda dari tanggal terbentuknya yang berdasarkan kalender masehi.

Data CNNIndonesia.com, peringatan Harlah Muslimat NU memang tak selalu digelar pada 29 Maret.

Berita Terkait

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Kemenko PMK dan BMKG Minta Pemerintah Daerah Perkuat Antisipasi Dampak El Nino Kuat 2026

Misalnya, Harlah ke-73 Muslimat NU pada 2019 lalu digelar pada 27 Januari di GBK. Saat itu Presiden Jokowi hadir.

Kemudian, pada 2018, Harlah Muslimat NU digelar 18 April di Surabaya.

Gubernur Jawa Timur itu menyebut beberapa daerah sudah rampung menggelar peringatan harlah ke-78. Namun, puncaknya memang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu.

“Saya sendiri sudah melakukan harlah muslimat di Lampung, di Maluku Utara, dan Sulawesi Selatan,” kata dia.

Ramai di sosmed Harlah ke-78 Muslimat yang diselenggarakan pada Januari 2024 ini sengaja dilakukan sebelum hari pencoblosan 14 Februari 2024 dengan maksud sekalian berkampanye.

Anggapan itu muncul karena Khofifah sudah menyatakan mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dia akan efektif bergabung di TKN Prabowo-Gibran mulai Minggu (21/1).

Namun Khofifah membantah anggapan itu. Ia menegaskan tidak ada satu pun capres dan cawapres yang diundang untuk menghadiri peringatan Harlah itu.

“Dari awal saya menyampaikan kita tidak mengundang paslon,” jelasnya.

Namun, Muslimat NU tetap mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju untuk hadir.

Pada kesempatan itu, Khofifah meminta maaf karena kemungkinan besar lalu lintas di sekitar area Stadion GBK akan macet pada Jumat (19/1) sore hingga malam dan berlanjut pada Sabtu. Ia juga meminta maaf apabila aktivitas di area GBK bagi masyarakat umum jadi terganggu.

Sebab, setidaknya ada 150 ribu peserta dari berbagai kabupaten/kota yang akan menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-78 Muslimat NU.

“Mohon disampaikan permohonan maaf kami, mungkin mulai nanti sore agak sedikit traffic nya agak terhambat sampai dengan besok sore. Kita harap bisa terurai dengan lebih cepat, karena acara diperkirakan jam 08.30 sudah selesai,” kata dia.

Khofifah menjelaskan Muslimat NU sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya terkait pengaturan arus lalu lintas beserta pengamanannya. Area dan tempat parkir juga sudah diatur, sebagian di GBK dan sisanya di Monas.

Selain itu, ada akses TransJakarta untuk memboyong peserta harlah yang berhenti di titik kumpul Monas. Kendati demikian, ia menyadari kemungkinan macet parah tak terhindarkan.

“Sudah sangat detail sekali. Tadi malam saya rasa itu rapat koordinasi terakhir untuk semua tim,” kata dia. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com