Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Ngeri! Anak Pamerkan Kepala Ayahnya yang Terpenggal dalam Video Politik

Oleh Redaksi 15
Minggu, 4 Februari 2024
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Levittown | Rincian dari pembunuhan mengerikan seorang ayah oleh putranya di pinggiran Philadelphia, Amerika Serikat (AS) telah dirlis oleh jaksa pekan ini. Korban, seorang pekerja federal, ditembak dan dipenggal sebelum kepalanya dipamerkan pelaku dalam sebuah video YouTube yang dilihat ribuan kali.

Justin Mohn, (32 tahun), diduga menembak ayahnya, seorang pekerja federal, sebelum menggunakan pisau dan parang untuk memenggal kepalanya. Dia kemudian memposting video bertele-tele di YouTube yang menyerukan penyiksaan dan pembunuhan pegawai pemerintah AS.

Dunia Internasional: Ngeri! Anak Pamerkan Kepala Ayahnya yang Terpenggal dalam Video Politik

Iklan Indako SeputarSumut

Video itu ada di situs tersebut selama beberapa jam sebelum dihapus, kata pihak berwenang.

Jaksa Wilayah Bucks County Jennifer Schorn mengatakan dalam konferensi pers pada Jumat, (2/2/2024) bahwa Mohn memiliki “rencana yang jelas” ketika dia membunuh ayahnya – Michael Mohn yang berusia 68 tahun – dan kemudian pergi ke pusat pelatihan Garda Nasional yang berjarak dua jam. Dia berharap bisa memicu pemberontakan di sana, katanya.

“Orang ini bertindak dengan pikiran jernih, sadar akan tindakannya dan bangga dengan konsekuensinya,” katanya kepada wartawan, sebagaimana dilansir BBC.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Setelah pembunuhan tersebut, Mohn memposting video berdurasi 14,5 menit di YouTube berjudul Mohn’s Militia – Call to Arms for American Patriots.

Dalam video tersebut, dia tampak membaca naskah sebelum mengambil kepala ayahnya yang terpenggal dan menunjukkannya ke kamera, menurut laporan polisi.

Mohn menawarkan hadiah atas pembunuhan pejabat tinggi federal, membacakan alamat rumah seorang hakim, dan mendesak orang-orang yang menonton untuk menyiksa dan membunuh agen federal. Dia juga menyebut ayahnya sebagai “pengkhianat” dan mengungkapkan kemarahannya terhadap “gerombolan sayap kiri”, imigran, dan komunitas LGBTQ.

Ayah Mohn bekerja untuk Korps Insinyur Angkatan Darat, sebuah cabang dari Angkatan Darat AS.

Polisi mengatakan video itu ditayangkan di internet selama sekira lima jam. Itu telah dilihat lebih dari 5.000 kali.

“Sungguh mengerikan betapa banyak pandangan yang kami ketahui mengenai hal ini sebelum video tersebut dihapus,” kata Schorn.

YouTube mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa video tersebut dihapus karena melanggar aturannya terhadap kekerasan grafis dan ekstremisme kekerasan, dan YouTube sedang berupaya untuk menghapus unggahan ulang klip tersebut.

Platform milik Google ini belum menjelaskan alasan video tersebut tetap tayang hingga beberapa jam.

Mayat tanpa kepala Michael Mohn ditemukan oleh istrinya di kamar mandi rumah keluarga, kata jaksa. Kepalanya ditemukan di kamar tidur terdekat. Itu dibungkus dalam kantong plastik dan ditempatkan di dalam panci masak.

Justin Mohn ditangkap dengan pistol kaliber 9mm di pangkalan Garda Nasional di Fort Indiantown Gap, Pennsylvania, beberapa jam setelah polisi diberitahu tentang pembunuhan yang terjadi pada Selasa, (30/1/2024) malam.

Pangkalan tersebut berjarak sekira 100 mil (160 km) dari rumah keluarga Mohn di Levittown, pinggiran kota Philadelphia.

Schorn mengatakan bahwa Mohn membeli pistol sehari sebelum pembunuhan dan bahkan menyerahkan kartu ganja medis yang dikeluarkan negara bagiannya, sehingga dia bisa membeli senjata api tersebut secara legal berdasarkan hukum federal.

Pihak berwenang mengatakan Mohn melaju ke pangkalan tersebut dan memanjat pagar dengan harapan dapat mendorong Garda Nasional untuk memulai pemberontakan melawan pemerintah federal AS.

Jaksa mengatakan dia telah memegang beberapa pekerjaan setelah lulus dari Pennsylvania State University, namun dia menganggur dan tinggal bersama orang tuanya pada saat pembunuhan terjadi.

Dia didakwa melakukan pembunuhan, penyalahgunaan mayat dan kepemilikan alat kejahatan dan diperintahkan ditahan tanpa jaminan. (okezone)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
  • Kekalahan Serena Williams di Wimbledon 2026: Maya Joint Cetak Kejutan di Babak Pertama
  • Pertamax Turbo Topang Performa Ratusan Pembalap di Ajang MotoPrix Region A Sumatera 2026 Aceh
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com