Nias Barat, SeputarSumut – Selama 72 jam penuh, warga di Kabupaten Nias Barat harus berjuang tanpa akses listrik dan layanan internet. Pemadaman total ini telah melumpuhkan komunikasi dan aktivitas, diperparah oleh kondisi cuaca ekstrem yang terus melanda wilayah tersebut dalam dua minggu terakhir.
Sejak tiga hari lalu, masalah komunikasi semakin parah menyusul laporan hilangnya total jaringan seluler, baik dari penyedia layanan Telkomsel maupun Indosat. Di beberapa area, termasuk wilayah Mandrehe dan sekitarnya, masyarakat melaporkan tidak adanya sinyal sama sekali. “Hampir semua komunikasi terputus. Tidak bisa telepon, tidak bisa internet,” tutur seorang warga Kecamatan Mandrehe pada Kamis (27/11/2025).
Kabar Daerah: Nias Barat Lumpuh: Listrik & Internet Hilang Total
Hingga saat ini, penyebab utama terputusnya jaringan telekomunikasi dan pemadaman listrik di Nias Barat diduga kuat akibat hujan lebat yang disertai angin kencang. Pihak PLN sendiri belum berhasil menormalkan kembali pasokan listrik ke sebagian besar area di Nias Barat.
Masyarakat setempat berharap pemulihan layanan penting seperti listrik dan jaringan komunikasi dapat segera diatasi. Gangguan ini telah menciptakan hambatan besar bagi aktivitas harian, layanan publik, hingga akses ke informasi yang bersifat darurat.
Di tengah lumpuhnya komunikasi, beberapa warga yang memiliki peralatan mandiri masih mampu mengakses internet. Mereka memanfaatkan layanan satelit Starlink yang beroperasi menggunakan sumber daya listrik independen.
Mengingat situasi yang kian berdampak pada kebutuhan dasar, pemerintah daerah dan institusi terkait diimbau untuk segera mempercepat upaya penanganan. Langkah pemulihan cepat sangat dibutuhkan untuk mengembalikan fungsi layanan dasar di tengah krisis ini.(*/mst)


