Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Selasa, Mei 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Pasar Modal sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Oleh Redaksi 15
Senin, 11 Agustus 2025
Kepala OJK Provinsi Sumut Khoirul Muttaqien saat memimpin media gathering dan mengajak jurnalis mengunjungi PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (05/08/2025).(seputarsumut/Asiong)

Kepala OJK Provinsi Sumut Khoirul Muttaqien saat memimpin media gathering dan mengajak jurnalis mengunjungi PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (05/08/2025).(seputarsumut/Asiong)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pasar modal sebagai pilar utama pembangunan nasional. Komitmen ini disampaikan dalam peringatan 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia yang bertajuk “Mewujudkan Ekonomi Mandiri, Berdaulat, dan Maju Bersama” di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Senin.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyatakan tema tersebut sejalan dengan program Asta Cita pemerintah dan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. “Ini menegaskan komitmen kita mendukung program pemerintah melalui penguatan fungsi pasar modal dalam mendorong kemandirian dan kedaulatan ekonomi, serta mempercepat transformasi menuju ekonomi Indonesia yang sejahtera, maju, dan modern,” ujar Mahendra.

Berita Ekonomi: OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Pasar Modal sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Mahendra memaparkan, ekonomi Indonesia tetap tumbuh solid sebesar 5,12 persen (yoy) di semester pertama 2025, yang menunjukkan fondasi ekonomi nasional yang kokoh. “Meskipun pasar modal menghadapi tekanan berat, kita tetap mampu menunjukkan ketahanan dan kapasitas adaptasi yang baik,” tambahnya.

Performa Positif Pasar Modal Nasional

Hingga 8 Agustus 2025, pasar modal mencatat performa positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 6,41 persen (ytd) ke level 7.533,39, dengan kapitalisasi pasar naik 9,88 persen menjadi Rp13.555 triliun. Indeks Surat Utang Indonesia (ICBI) juga menguat 7,42 persen.

Berita Terkait

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Rekor Pendapatan Rp15,2 Triliun pada Kuartal I 2026 Berkat AI Hyper-Personalization

BPS Sumut Dorong Inalum dan Perusahaan Besar Lakukan Pendataan Mandiri Jelang Sensus Ekonomi 2026

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

OJK juga mencatat pertumbuhan signifikan:

  • Penghimpunan Dana: 128 pernyataan pendaftaran senilai Rp144,78 triliun telah mendapatkan pernyataan efektif, termasuk 16 emiten baru.
  • Investor: Jumlah investor tumbuh 18,15 persen (ytd) menjadi 17,57 juta, dengan 54,25 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.
  • Pasar Modal Syariah: Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 17,96 persen dan kapitalisasi pasar syariah tumbuh 24,33 persen.
  • Bursa Karbon: Sejak beroperasi, bursa ini mencatat 117 pengguna, dengan volume perdagangan 1,59 juta tCO2e dan transaksi senilai Rp77,96 miliar. Perdagangan karbon internasional pertama di Indonesia juga tercatat tahun ini.OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Pasar Modal sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Tiga Pilar Penguatan Pasar Modal

Mahendra menekankan, OJK bersama para pemangku kepentingan akan memperkuat tiga pilar utama:

  1. Peningkatan Suplai: Mempercepat pencatatan perusahaan potensial, termasuk UMKM dan startup digital, serta mengembangkan instrumen pembiayaan inovatif seperti green bonds dan securities crowdfunding.
  2. Penguatan Permintaan: Memperluas basis investor ritel domestik, meningkatkan literasi keuangan, dan memperluas partisipasi investor institusi.
  3. Penguatan Infrastruktur: Melakukan transformasi digital, memperbaiki sistem pengawasan terintegrasi, dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.

Sebagai bagian dari perayaan, OJK meluncurkan beberapa program strategis, antara lain “Sekolah Pasar Modal untuk Negeri” yang menyasar 30.000 mahasiswa, dan “Capital Market Run” sebagai sarana literasi yang menyenangkan. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang tanggal 10 Agustus 1977, saat pasar modal Indonesia diaktifkan kembali.(REL/Siong)

Tags: OJKOJK Sumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Polemik Pasar Petisah, DPRD Nilai Keputusan Dirut PUD Pasar Gegabah
  • Film Tiba Tiba Setan Raih 1 Juta Penonton Jadi Debut Sukses Ess Jay Studio di Layar Lebar
  • Kecelakaan KA Putri Deli dan Truk di Tanjungbalai: KAI Lakukan Penanganan Cepat dan Perketat Akses Perlintasan
  • Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil dan Panduan Aman Konsumsinya Menurut Para Ahli
  • Tampil Kompetitif, Pebalap Binaan Indako Panen Podium di Seri Pembuka Motoprix Sumut 2026
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.