seputar-Medan | Polda Sumut melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2024 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H di wilayah Provinsi Sumatera Utara, Rabu (3/4/2024).
Pelaksanaan apel ditandai dengan pengecekan seluruh pasukan TNI/Polri, Satpol PP, Basarnas, BPBD Sumut serta stakeholder lainnya yang dilakukan Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Pj Gubernur Sumut Hassanudin di Lapangan Bola Mapolda Sumut, Medan.
Info Medan: Operasi Ketupat Toba 2024 Dimulai, 12.152 Personel Gabungan Disiagakan
Turut hadir dalam kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2024, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan, Wakapolda Sumut serta para pejabat lainnya.
“Hari ini kita laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 dalam rangka pengamanan lebaran Idul Fitri 1445 H secara serentak,” ujar Pj Gubernur Sumut Hassanudin membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Hassanudin mengungkapkan, apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dan komitmen TNI/Polri serta stakeholder terkait dalam memberikan pengamanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik dan lebaran 2024.
“Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pengamanan mudik lebaran pada tahun sebelumnya meningkat berkat wujud kerja keras kita bersama,” ungkapnya selama libur mudik lebaran personel TNI/Polri akan meningkatkan patroli pengamanan.
“Diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba yang berlangsung 4 hingga 16 April 2024 ini Polda Sumut mengerahkan 12.152 personel gabungan untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat yang menjalani mudik.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, Operasi Ketupat Toba dilaksanakan mulai dari tingkat polsek, polres, hingga Polda. Termasuk dukungan personel dari Kodam I Bukit Barisan, Pemda, dan instansi terkait lainnya selama operasi.
“Kita menyiapkan 173 pos untuk terpadu, pos pengamanan, dan pos pelayanan. Manfaatkan pos untuk beristirahat ataupun berbuka puasa maupun sahur dan hal-hal lain termasuk pelayanan kesehatan,” kata Agung usai apel.
Polisi juga memperketat pengamanan di wilayah-wilayah perbatasan Sumut dengan provinsi tetangga seperti di Kabupaten Labuhanbatu, Padang Lawas yang berbatasan dengan Riau, Kabupaten Langkat dengan Aceh, dan Kabupaten Mandailing Natal dengan Sumatera Barat yang diprediksi mengalami kepadatan kendaraan selama masa arus mudik.
Pengamanan juga dilakukan di jalur tengah yang mengarah ke Simalungun, Pematang Siantar, Sibolga hingga Mandailing Natal. Di samping juga akan terus melakukan pengamanan terhadap pelaksanaan ibadah Salat Tarawih yang sedang berlangsung hingga sampai pelaksaan Salat Idulfitri. Kemudian pengamanan di objek-objek wisata juga akan ditingkatkan selama libur Lebaran.
“Kita juga akan memberikan informasi daerah-daerah mana yang dinamika lalu lintasnya mengalami peningkatan. Masyarakat harus tertib mengikuti jalur yang telah ditetapkan,” pesan Agung.
Sementara itu Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan memastikan TNI siap memback up Polda Sumut dengan menempatkan personel di wilayah yang menjadi jalur rute mudik. Pelayanan yang diberikan berupa lokasi istirahat bagi pemudik, baik yang memerlukan logistik maupun pelayanan kesehatan.
“Selain di kota-kota besar, apabila ada yang mau mudik dan menitipkan kendaraan bisa di ksatrian-ksatrian kita untuk dibantu fasilitasi dan dilaporkan ke Polsek terdekat,” imbaunya. (red)


