Jakarta, SeputarSumut — Pengaturan pola makan sehari-hari menjadi hal yang sangat krusial bagi seseorang yang didiagnosis menderita batu ginjal. Pasalnya, terdapat daftar jenis makanan tertentu yang masuk dalam kategori pantangan karena dapat memperburuk kondisi kesehatan ginjal Anda.
Proses terbentuknya batu ginjal sendiri dipicu oleh beberapa faktor medis, salah satunya adalah ketika zat kalsium menyatu dengan fosfor atau oksalat di dalam urine. Kondisi ini membuat kandungan zat dalam saluran kemih menjadi sangat pekat hingga akhirnya mengeras menjadi kristal.
Pernik Ragam: Pantangan Makan untuk Penderita Batu Ginjal: Hindari Jenis Makanan Berikut Agar Tidak Makin Parah
Faktor pemicu lainnya yang perlu diwaspadai adalah akumulasi asam urat yang berlebihan di dalam tubuh. Penumpukan zat tersebut umumnya terjadi akibat proses metabolisme protein yang tidak berjalan dengan sempurna.
Bagi penderita yang memiliki batu ginjal berukuran kecil, kristal tersebut biasanya masih bisa keluar secara alami melalui saluran kemih saat buang air kecil. Namun, jika ukurannya sudah membesar, penderita akan merasakan gejala klinis yang mengganggu seperti rasa nyeri yang hebat, mual, hingga munculnya darah pada urine.
Upaya mencegah pembengkakan atau pembesaran batu ginjal harus dimulai dengan cara lebih selektif dalam memilih asupan nutrisi. Anda wajib mengetahui mana makanan yang aman dan mana yang justru menjadi ancaman bagi fungsi ginjal.
Melansir informasi dari laman WebMD, berikut adalah deretan makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh mereka yang memiliki riwayat batu ginjal:
1. Sayuran Berdaun Hijau
Konsumsi sayuran hijau secara berlebihan sangat tidak disarankan bagi penderita batu ginjal karena tingginya kadar oksalat di dalamnya. Bayam menjadi salah satu contoh sayuran hijau yang paling dihindari; hanya dengan setengah cangkir bayam masak, tubuh sudah menerima asupan oksalat sebesar 755 miligram.
2. Produk Olahan Kedelai
Meskipun dikenal sebagai sumber protein nabati yang menyehatkan, produk turunan kedelai ternyata menyimpan kandungan oksalat yang cukup tinggi. Sebagai gambaran, 3 ons tahu mengandung sekitar 235 miligram oksalat, sementara satu cangkir susu kedelai dapat menyumbang hingga 336 miligram oksalat bagi tubuh.
3. Kacang Almond
Kacang almond memang kaya akan mineral dan vitamin, namun sayangnya jenis kacang ini juga memiliki konsentrasi oksalat yang tinggi. Dalam satu ons almond atau sekitar 22 butir, terdapat kandungan oksalat mencapai 122 miligram yang bisa memicu pembentukan kristal ginjal.
4. Kentang
Bagi Anda yang gemar mengonsumsi kentang, perlu diketahui bahwa satu butir kentang panggang ukuran sedang mengandung 97 miligram oksalat. Sebagian besar zat tersebut terkumpul pada bagian kulitnya, yang walaupun kaya serat dan vitamin, tetap berisiko bagi penderita batu ginjal.
5. Buah Bit
Meski menjadi sumber mangan dan folat yang sangat baik bagi kesehatan umum, bit masuk dalam daftar hitam bagi kesehatan ginjal. Secangkir buah bit mengandung sekitar 152 miligram oksalat, sehingga penderita batu ginjal sangat disarankan untuk menghindarinya.
6. Kacang Navy
Kacang navy yang berbentuk oval kecil dan berwarna putih ini juga sebaiknya tidak muncul dalam menu harian Anda. Walaupun kaya akan protein, setengah cangkir kacang navy mengandung 76 miligram oksalat yang cukup signifikan bagi metabolisme ginjal.
7. Rhubarb
Menambahkan informasi dari Healthline, sayuran rhubarb yang memiliki ciri khas tangkai kemerahan tebal mirip seledri ini sangat kaya akan oksalat. Bagi Anda yang memiliki riwayat batu ginjal dan ingin meminimalisir risiko kekambuhan, sangat penting untuk meniadakan rhubarb dari piring makan Anda.
Itulah deretan jenis asupan yang sebaiknya dihindari demi menjaga kesehatan ginjal tetap optimal. Meski demikian, Anda tetap dianjurkan untuk melakukan konsultasi mendalam dengan dokter atau ahli gizi guna menyusun rencana diet yang paling sesuai dengan kondisi medis Anda.(*/cnni)


