Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Pasar Natal Diserang, 5 Orang Tewas-200 Luka

Oleh Redaksi 15
Minggu, 22 Desember 2024
Foto: Sebuah kendaraan polisi di lokasi kejadian, pada Sabtu (21/12/24).

Sebuah kendaraan polisi di lokasi kejadian, pada Sabtu (21/12/24).

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Magdeburg – Seorang tersangka pengemudi melakukan serangan dengan menabrak mobil di pasar Natal di kota Magdeburg, Jerman.

Peristiwa yang terjadi, pada Jumat (20/12/24) malam itu, dikabarkan telah menewaskan 5 orang dan sekitar 200-an orang mengalami luka.

Dunia Internasional: Pasar Natal Diserang, 5 Orang Tewas-200 Luka

Iklan Indako SeputarSumut

“Sungguh tindakan yang mengerikan melukai dan membunuh begitu banyak orang di sana dengan kebrutalan seperti itu,” kata Kanselir Olaf Scholz.

“Kami sekarang mengetahui bahwa lebih dari 200 orang terluka. Dan hampir 40 orang terluka parah sehingga kita harus sangat mengkhawatirkan mereka,” tambah Olaf.

Seorang dokter Saudi berusia 50 tahun yang telah tinggal di Jerman selama hampir dua dekade ditangkap di tempat kejadian. Polisi sudah menggeledah rumahnya semalaman.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Motifnya masih belum jelas dan polisi belum menetapkan tersangka. Dia disebutkan di media Jerman sebagai Taleb A. Demikian dilansir media reuters, pada Sabtu (21/12/24) malam.

Juru bicara klinik spesialis rehabilitasi penjahat dengan kecanduan di Bernburg membenarkan bahwa tersangka pernah bekerja sebagai psikiater untuk mereka, namun tidak bekerja sejak Oktober karena sakit dan cuti liburan.

Postingan di akun X-nya, yang diverifikasi oleh Reuters, menunjukkan dukungan terhadap partai-partai anti-Islam dan sayap kanan, termasuk Alternatif untuk Jerman (AfD), serta kritik terhadap Jerman atas penanganannya terhadap pengungsi Saudi.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser mengatakan Islamofobia yang dialami tersangka terlihat jelas, namun dia menolak berkomentar mengenai motifnya.

Taleb A muncul dalam sejumlah wawancara media pada tahun 2019, termasuk dengan surat kabar Jerman FAZ dan BBC, di mana ia berbicara tentang pekerjaannya sebagai aktivis yang membantu warga Arab Saudi dan mantan Muslim melarikan diri ke Eropa.

“Tidak ada Islam yang baik,” katanya kepada FAZ saat itu.

Sumber Saudi mengatakan bahwa Arab Saudi telah memperingatkan pihak berwenang Jerman tentang penyerang tersebut setelah dia memposting pandangan ekstremis di akun X pribadinya yang mengancam perdamaian dan keamanan.

Peringatan ini diberikan beberapa kali sejak dia meninggalkan Arab Saudi pada tahun 2006, kata sumber tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Penilaian risiko yang dilakukan tahun lalu oleh penyelidik kriminal negara bagian dan federal Jerman menyimpulkan bahwa pria tersebut “tidak menimbulkan bahaya tertentu”, lapor surat kabar Welt, mengutip sumber keamanan.

Badan intelijen dalam dan luar negeri Jerman menolak mengomentari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Andrea Reis, yang berada di pasar pada hari Jumat, kembali pada hari Sabtu bersama putrinya Julia untuk meletakkan lilin di dekat gereja yang menghadap ke lokasi pasar. Dia mengatakan, jika tidak terjadi beberapa saat, mereka mungkin berada di jalur mobil tersebut.

“Saya berkata, ‘ayo kita pergi dan makan sosis’, namun putri saya mengatakan ‘tidak, mari kita terus berjalan-jalan’. Jika kami tetap di tempat kami berada, kami akan berada di jalur mobil,” katanya.

Air mata mengalir di wajahnya saat dia menggambarkan kejadian itu. “Anak-anak berteriak, menangis memanggil mama. Kamu tidak boleh melupakan itu,” katanya. (kompas)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Ketua DPRD Medan Apresiasi Kolaborasi Pemko dan PWPM Promosikan UMKM
  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com