Medan, SeputarSumut – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Sumatera Utara (Sumut), Mangapul Purba, mendesak Pemerintah Pusat agar segera menetapkan bencana longsor dan banjir di Sumatera, khususnya Sumut, menjadi Bencana Nasional.
Politisi PDIP ini menyampaikan desakan tersebut menyusul penilaian bahwa kemampuan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sudah jauh melampaui batas. Ia menilai skala kerusakan yang diakibatkan bencana di Sumatera Barat, Sumut, dan Aceh sangat parah serta terus meluas.
Sorot Politik: PDIP Sumut Desak Pusat Tetapkan Bencana Nasional
Menurut Mangapul, bencana yang melanda Sumatera ini telah menimbulkan kerusakan pada infrastruktur dan fasilitas umum, mengakibatkan padamnya listrik, dan memicu kelangkaan stok air bersih. Selain itu, banyak rumah sakit yang mengalami kerusakan serta kekurangan obat-obatan dan fasilitas kesehatan.
”Situasinya saat ini sangat kritis,” kata Mangapul melalui keterangannya, Sabtu (6/12/2025). Ia menambahkan, masih banyak wilayah yang terisolasi dan belum menerima bantuan, sementara mobilitas tim kemanusiaan terhambat karena akses terputus.
Berdasarkan tinjauannya, ia mengungkapkan bahwa bencana terparah di Sumut terjadi di Tapanuli Tengah. Kondisi di lapangan, sebutnya, jauh lebih memprihatinkan dibandingkan laporan yang muncul di media.
”Tanpa intervensi pemerintah pusat, mustahil penanganan bencana ini berjalan cepat,” ujarnya. Ia menyoroti buruknya keadaan yang diperparah oleh minimnya kesiapan pemerintah daerah dan provinsi, terlihat dari sangat terbatasnya alat berat untuk membuka akses, minimnya perahu karet, dan kurangnya bantuan logistik daerah.
Ia menilai Pemerintah Pusat tidak punya alasan untuk menunda penetapan status bencana nasional, terutama mengingat ancaman lanjutan yang kini membayangi kehidupan masyarakat.
Mangapul menegaskan, “Rakyat di wilayah terdampak kini berada di ambang bencana kemanusiaan.” Ia menambahkan bahwa jika pemerintah pusat tidak segera mengambil tindakan, korban akan terus bertambah, bukan hanya akibat bencana awal, tetapi juga karena penyakit, kelaparan, dan depresi.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada kinerja maksimal pemerintah daerah, BPBD, serta TNI/Polri, meskipun menghadapi kondisi yang sangat sulit di lapangan. Namun, Mangapul menegaskan kembali bahwa skala bencana sebesar ini tidak mungkin hanya ditangani oleh pemerintah daerah saja.
”Tim di daerah sudah bekerja sampai kelelahan,” katanya tegas. Ia menekankan perlunya kekuatan penuh dari pemerintah pusat. “Karena itu, kami mendesak agar bencana Sumatera segera ditetapkan sebagai Bencana Nasional.”(*/mst)


