Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Pemerintah Bebaskan Barcode Beli BBM di Wilayah Terdampak Bencana

Oleh Redaksi 15
Rabu, 3 Desember 2025
Foto: Pemerintah mengambil langkah cepat dengan merelaksasi aturan penggunaan barcode untuk pembelian BBM di SPBU di wilayah terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.(Dok:Pertamina Sumbagut)

Pemerintah mengambil langkah cepat dengan merelaksasi aturan penggunaan barcode untuk pembelian BBM di SPBU di wilayah terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.(Dok:Pertamina Sumbagut)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Pemerintah mengambil langkah cepat dengan merelaksasi aturan penggunaan barcode untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Relaksasi ini dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.

​Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi keputusan ini saat memberikan keterangan resmi di Tapanuli Tengah, Pinangsori, pada Selasa (2/12). Menurut Bahlil, pemerintah telah membebaskan penggunaan barcode untuk pembelian BBM di SPBU. “Distribusi BBM, kemudian Elpiji juga harus jalan. Tadi pagi kami sudah mengeluarkan relaksasi aturan bahwa untuk orang membeli, masyarakat membeli, BBM di SPBU tidak perlu dulu memakai barcode,” ujarnya.

Berita Ekonomi: Pemerintah Bebaskan Barcode Beli BBM di Wilayah Terdampak Bencana

Iklan Indako SeputarSumut

​Pembebasan penggunaan barcode ini berlaku secara bebas di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Bahlil menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya untuk mempercepat proses pelayanan dan akses energi kepada masyarakat. Relaksasi terkait pembelian BBM subsidi ini akan tetap diterapkan hingga kondisi pascabencana di seluruh wilayah Sumatra tersebut dinyatakan pulih dan aktivitas warga kembali normal.

​Meskipun stok BBM dan LPG di Aceh, Sumbar, dan Sumut diklaim masih mencukupi kebutuhan warga, Bahlil menyatakan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah kendala akses jalur darat menuju SPBU. Oleh karena itu, Kementerian ESDM bersama dengan PT Pertamina (Persero) mengambil inisiatif untuk mengalihkan jalur distribusi BBM dan LPG, sebagian melalui jalur laut dan udara.

​Menteri ESDM menjelaskan upaya mobilisasi ke daerah-daerah terisolasi akibat bencana. “Mobilisasinya untuk ke daerah-daerah yang bisa dijangkau karena jalan putus, jembatan putus, ini yang menjadi persoalan yang kita hadapi bersama. Tapi sekarang kita pakai cara, ada beberapa yang pakai pesawat, ada beberapa juga yang pakai rakit. Kayak di Aceh, di Bireuen itu kita rakit. Untuk muat, naik,” jelas Bahlil.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional

Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat

​Selain kendala terbatasnya akses BBM dan LPG, Bahlil juga menyinggung bahwa akses listrik di wilayah bencana juga belum beroperasi secara maksimal. Sebagai contoh, di Sibolga, dari total 19 Megawatt (MW) listrik yang tersedia, baru 7 MW yang dapat dioperasikan karena harus menggunakan tekanan jaringan rendah.

​Guna menanggulangi persoalan tersebut, Bahlil menyatakan komitmen untuk segera memulihkan layanan dengan melibatkan semua pihak terkait. “Nah ini saya bersama Dirut PLN dan Dirut Pertamina memastikan agar bisa segera pulih. Kita memakai jaringan yang maksimal,” ujar Bahlil. Beliau juga memastikan PT PLN akan menormalisasi pasokan listrik dengan mengoperasikan jaringan secara maksimal.(*/cnni).

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com