Jakarta, SeputarSumut– Kepastian mengenai penerapan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) sebanyak satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara akan segera terungkap dalam pengumuman resmi pemerintah besok. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu momentum yang tepat agar tidak mendahului ketetapan yang telah disusun oleh pusat.
Langkah penetapan hari spesifik untuk pelaksanaan WFH tersebut sejauh ini masih disimpan rapat oleh Kementerian Dalam Negeri demi menjaga prosedur alur informasi. Tito menekankan pentingnya menunggu pengumuman formal agar tidak terjadi simpang siur informasi di tengah masyarakat terkait kebijakan baru ini.
Lintas Nasional: Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan WFH Satu Hari Sepekan: Upaya Efisiensi BBM di Tengah Konflik Global
“Sabar saja, saya mendengar kemungkinan besar akan disampaikan secara resmi esok hari. Oleh karena itu, saya tidak ingin mendahului pernyataan tersebut,” ujar Tito Karnavian usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).
Setelah aturan tersebut diresmikan ke publik, Tito menyebutkan bahwa Kemendagri akan segera menindaklanjutinya dengan memberikan instruksi atau imbauan kepada seluruh pemerintah daerah (pemda). Meskipun demikian, mantan Kapolri ini tetap konsisten untuk tidak membocorkan detail hari yang dipilih sebelum pengumuman resmi keluar.
“Tunggu saja, besok akan diumumkan,” tegas sosok yang juga pernah menjabat sebagai orang nomor satu di kepolisian tersebut.
Wacana pemberlakuan WFH satu hari dalam seminggu ini sebenarnya telah digodok secara matang oleh pemerintah sebagai strategi efisiensi konsumsi BBM. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap dampak ekonomi dari berkecamuknya perang di wilayah Timur Tengah yang mempengaruhi pasokan energi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya juga telah memberikan sinyal kuat bahwa keputusan final mengenai teknis WFH ini sudah disepakati pada pekan ini. Ia memastikan bahwa regulasi ini menjadi prioritas yang harus segera diketahui publik.
“Intinya keputusan tersebut sudah ditetapkan pada pekan ini,” jelas Airlangga Hartarto saat ditemui usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengusaha asal Amerika Serikat, Ray Dalio, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (27/3/2026).
Airlangga menjamin bahwa pengumuman mengenai jadwal WFH bagi para pegawai pemerintah tidak akan melampaui bulan Maret 2026. Menurutnya, pemerintah sedang mengejar sisa waktu yang ada di bulan ini agar kebijakan bisa segera diimplementasikan dengan efektif.
“Akan diumumkan secepatnya, apalagi bulan ini tinggal menyisakan beberapa hari lagi. Jadi, masih ada waktu yang cukup untuk meresmikannya,” pungkas Airlangga.(*/cnni)


