Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Pertama di Dunia, Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia

Oleh Redaksi 15
Selasa, 30 Januari 2024
Foto: Pertama di Dunia, Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Miliarder Elon Musk mengumumkan perusahaan neuroteknologi miliknya, Neuralink, berhasil menanam chip di otak manusia untuk pertama kalinya. Menurut Musk, chip bisa mengontrol gawai atau gadget cukup lewat pikiran.

Lewat cuitannya, Musk menyebut manusia pertama sudah menerima implan produk Neuralink, perusahaan rintisan implan otak miliknya. Dia berkata pasien sudah pulih dengan baik.

Pernik Ragam: Pertama di Dunia, Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia

Iklan Indako SeputarSumut

“Hasil awal menunjukkan deteksi lonjakan neuron yang menjanjikan,” katanya via akun X @elonmusk.

Elon Musk tanam chip di otak sekaligus perkenalan akan produk pertama Neuralink yakni Telepathy.

Menurut Musk, pengguna awal produk ini adalah mereka yang kehilangan fungsi anggota tubuhnya.

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

“[Chip] memungkinkan kontrol atas ponsel atau komputer Anda, dan melalui chip [untuk] hampir semua perangkat, hanya dengan berpikir,” cuitnya.

Dia mengajak netizen membayangkan seorang Stephen Hawking bisa berkomunikasi lebih cepat ketimbang juru ketik atau juru lelang. Hawking adalah ahli fisika asal Inggris. Penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis) yang dideritanya sejak usia 21 tahun membuatnya lumpuh dan mengandalkan kursi roda untuk mobilitas.

Rencana uji coba tanam chip di otak sudah disuarakan perusahaan sejak tahun lalu.

Seperti dilaporkan CNN, mereka menjelaskan chip dipasang lewat pembedahan di bagian otak yang mengontrol keinginan untuk bergerak.

Chip dipasang oleh robot, lalu merekam dan mengirim sinyal otak ke sebuah aplikasi. Tujuan awalnya adalah “untuk memberi orang kemampuan untuk mengendalikan kursor komputer atau keyboard menggunakan pikiran mereka sendiri.

Perusahaan mencari pasien dengan cedera tulang belakang leher atau ALS yang diarahkan untuk jadi partisipan penelitian selama enam tahun. Pasien menjalani 18 bulan kunjungan di rumah dan klinik lalu diikuti kunjungan lanjutan selama lima tahun.

Elon Musk tanam chip di otak sepertinya bukan produk ‘iseng’. Pasalnya Neuralink mulai menawarkan implan otak pada pasien kelumpuhan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah memberikan izin kepada perusahaan tersebut tahun lalu untuk melakukan uji coba pertama untuk menguji implannya pada manusia.

Pada bulan September, Neuralink mengatakan bahwa mereka telah menerima persetujuan untuk melakukan uji coba pada manusia.

Melansir Reuters, perusahaan ini telah menghadapi berbagai tuntutan agar diperiksa terkait protokol keselamatannya. Awal bulan ini perusahaan juga didenda karena melanggar peraturan Departemen Transportasi AS (DOT) terkait pemindahan bahan berbahaya.

Perusahaan ini bernilai sekitar $5 miliar pada bulan Juni lalu, tetapi empat anggota parlemen pada akhir November meminta Komisi Sekuritas dan Bursa AS untuk menyelidiki apakah Musk telah menyesatkan para investor mengenai keamanan teknologinya setelah catatan dokter hewan menunjukkan masalah pada implan pada monyet termasuk kelumpuhan, kejang, dan pembengkakan otak. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com