Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Pertikaian Suku, 55 Orang Ditembak Mati

Oleh Redaksi 15
Senin, 19 Februari 2024
Foto: Asap mengepul dari gedung-gedung yang terbakar di tengah penjarahan dan pembakaran selama aksi protes atas pemotongan gaji polisi di Port Moresby, Papua Nugini.

Asap mengepul dari gedung-gedung yang terbakar di tengah penjarahan dan pembakaran selama aksi protes atas pemotongan gaji polisi di Port Moresby, Papua Nugini.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Papua Nugini | Setidaknya 55 orang tewas dalam penyergapan di wilayah Dataran Tinggi terpencil Papua Nugini.

Juru bicara kepolisian nasional kepada BBC, Senin (19/2/2024) mengatakan, para korban ditembak mati di Provinsi Enga saat terjadi perselisihan antara dua suku.

Dunia Internasional: Pertikaian Suku, 55 Orang Ditembak Mati

Iklan Indako SeputarSumut

Polisi berada di lokasi kejadian namun belum menentukan informasi lengkap mengenai kejadian tersebut.

Daerah dataran tinggi telah lama berjuang melawan kekerasan, namun pembunuhan ini diyakini sebagai yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini adalah (pembunuhan) terbesar yang pernah saya lihat di Enga, mungkin juga di seluruh Dataran Tinggi,” kata Penjabat Kepolisian Kerajaan Papua Nugini, George Kakas, dikutip Australian Broadcasting Corporation.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

“Kami semua hancur, kami semua mengalami tekanan mental. Ini sangat sulit untuk dipahami,” lanjutnya.

Meningkatnya kekerasan suku sering kali terkait dengan pembagian tanah dan kekayaan pada tahun lalu menyebabkan lockdown selama tiga bulan di Provinsi Enga. Saat itu, polisi memberlakukan jam malam dan pembatasan perjalanan. (okezone)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com