Binjai, SeputarSumut — Peristiwa pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa titik di Kota Binjai akibat hantaman hujan deras yang disertai dengan tiupan angin kencang. Salah satu insiden tersebut melanda kawasan Jalan Coklat, Dusun VII, Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, pada Senin (13/7/2026) malam.
Guna mengatasi sumbatan akibat kejadian tersebut, jajaran personel dari BPBD Pemko Binjai langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Petugas bekerja cepat menyingkirkan dahan serta batang pohon yang melintang guna membuka kembali akses jalan yang sempat terhambat.
Selain di lokasi tersebut, insiden serupa berupa pohon tumbang juga dilaporkan melanda kawasan Jalan Askela, Lingkungan X, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara. Upaya penanganan berupa pemotongan bagian batang pohon serta proses evakuasi masih terus diupayakan oleh para petugas di lapangan hingga malam hari.
Penjelasan mengenai situasi penanganan bencana ini disampaikan secara langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pemko Binjai, Rudi Iskandar Baros. Menurut keterangannya, pihaknya segera menginstruksikan sejumlah personel untuk turun langsung ke titik-titik lokasi sesaat setelah mendapatkan laporan pengaduan dari masyarakat sekitar.
Langkah evakuasi tersebut difokuskan untuk menyingkirkan material batang dan ranting pohon yang mengganggu kenyamanan berlalu lintas, sekaligus mengantisipasi munculnya potensi bahaya bagi warga setempat maupun pengguna jalan yang melintas. “Tadi anggota sudah ke sana untuk melakukan evakuasi terhadap batang dan ranting pohon, kemudian ditebang dan disingkirkan dari badan jalan supaya tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan,” ujarnya.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi belakangan ini, Rudi memberikan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar terus meningkatkan kesiapsiagaan mereka, khususnya ketika hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mulai mengguyur. Ia menambahkan bahwa dinamika cuaca saat ini sangat sulit untuk diprediksi karena transisi dari kondisi panas terik ke hujan deras dapat terjadi dalam waktu yang sangat singkat.
Demi menjaga keselamatan diri, dirinya juga meminta warga untuk menunda perjalanan atau mencari tempat berlindung yang aman saat cuaca buruk melanda. “Untuk warga yang sedang beraktivitas di luar saat hujan deras, diharapkan berteduh terlebih dahulu dan jangan melintas karena dikhawatirkan ada pohon besar yang sewaktu-waktu bisa tumbang dan sangat berisiko terhadap keselamatan,” ujarnya.(*/mst)

