Jakarta, SeputarSumut — Perayaan Idulfitri yang jatuh pada Jumat (20/3) ini disambut dengan pesan hangat dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada seluruh komunitas Muslim di negaranya. Melalui pernyataan resmi Gedung Putih pada Rabu (18/3), Trump menyebutkan bahwa Lebaran merupakan momentum krusial bagi keluarga dan teman untuk berkumpul kembali setelah menjalani ibadah panjang di bulan suci Ramadan.
Kebebasan beragama yang menjadi fondasi dasar Amerika Serikat turut ditekankan oleh Trump dalam pesan hari raya tersebut. Ia menegaskan bahwa prinsip ini adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh pemerintahannya setiap hari. Didampingi Ibu Negara, Trump mengirimkan doa dan harapan terbaik bagi setiap warga Amerika yang merayakan momen kemenangan ini. “Kami menyampaikan salam hangat kami untuk Idulfitri yang penuh berkah kepada semua yang merayakan,” tuturnya.
Dunia Internasional: Presiden AS dan Rusia Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026 bagi Umat Muslim
Di belahan dunia lain, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak ketinggalan memberikan apresiasi serupa kepada umat Islam di wilayahnya. Berdasarkan rilis dari Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, Putin memandang Idulfitri sebagai simbol perjuangan umat beriman dalam meraih kesempurnaan moral. Baginya, hari raya ini menjadi pengingat kuat akan nilai-nilai abadi Islam seperti kasih sayang dan kemurahan hati yang terus dijaga oleh masyarakat.
Tradisi sejarah dan warisan spiritual leluhur disebut Putin masih dijunjung tinggi oleh umat Islam Rusia dalam setiap perayaan di lingkungan keluarga maupun komunitas. Ia menyoroti bagaimana berbagai kegiatan amal, acara budaya-edukatif, serta program khusus anak-anak selama bulan suci telah mengakar menjadi tradisi positif yang masif di Rusia.
Peran organisasi Islam dalam membangun struktur sosial juga mendapatkan pujian khusus dari pemimpin Rusia tersebut. Putin menilai komunitas ini telah berkontribusi besar dalam memperkuat institusi keluarga, mendidik generasi muda, hingga menjalin dialog yang konstruktif dengan pemerintah. Selain itu, organisasi-organisasi ini dianggap sangat aktif dalam menjalankan berbagai inisiatif kemanusiaan, pendidikan, dan aksi patriotik.
Apresiasi mendalam secara spesifik dialamatkan Putin kepada para penganut Islam yang berjuang membela kedaulatan negara serta mereka yang memberikan dukungan bagi keluarga para pahlawan. Menutup pesannya, ia mendoakan kesehatan, kesuksesan, dan segala kebaikan bagi umat Muslim. “Saya mengucapkan selamat, kesehatan, kesuksesan, dan segala yang terbaik,” ungkap Putin.
Pelaksanaan salat Id sendiri berlangsung khidmat di kedua negara pada Jumat pagi ini. Di Amerika Serikat, Masjid Chicago yang berada di bawah naungan North American Foundation of Islamic Services (NAFIS) telah mengundang jemaah secara resmi untuk beribadah bersama. Sementara itu, di wilayah selatan Rusia, rangkaian salat Id juga digelar serentak, di mana Kepala Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, turut memberikan ucapan selamat langsung kepada warganya yang mayoritas memeluk agama Islam.(*/cnni)


