Binjai, SeputarSumut — Peristiwa tragis menimpa seorang pria bernama Dedi Stiawan yang berusia 37 tahun setelah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa akibat hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bingai. Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Kedondong, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, pada hari Minggu, 26 April 2026.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Binjai, Rudi Iskandar Baros, memberikan konfirmasi bahwa laporan mengenai musibah tersebut masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Binjai pada sore hari sekitar pukul 17.34 WIB. Pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Kabar Daerah: Pria di Binjai Tewas Terseret Arus Sungai Bingai Usai Selamatkan Anaknya
Kronologi kejadian bermula ketika korban bersama anak kandungnya sedang mencoba untuk menyeberangi aliran sungai tersebut. Namun, situasi berubah menjadi nahas bagi mereka ketika keduanya mendadak terseret oleh kekuatan arus sungai yang sedang mengalir deras.
Pada saat kejadian berlangsung, keponakan korban yang juga berada di lokasi bergegas melakukan upaya penyelamatan terhadap kedua korban. Dalam aksi pertolongan tersebut, anak korban berhasil diselamatkan dari seretan air, namun Dedi Stiawan justru terbawa arus yang kuat hingga akhirnya tenggelam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari BPBD Kota Binjai segera melakukan operasi pencarian di titik lokasi yang dilaporkan. Rudi Iskandar memimpin secara langsung proses penanganan tersebut bersama tim penyelamat di lapangan.
Proses pencarian dilakukan oleh personel BPBD dengan dibantu oleh warga setempat dengan cara menyisir aliran sungai. Fokus area penyisiran dilakukan dalam radius jarak antara 50 hingga 100 meter dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.
Rudi Iskandar menjelaskan bahwa setelah melakukan upaya pencarian selama kurang lebih satu jam, tim akhirnya berhasil menemukan posisi korban. Dedi Stiawan ditemukan pada pukul 18.32 WIB dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 100 meter dari titik awal dimulainya kejadian.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihak BPBD mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di sekitar area sungai. Hal ini terutama ditekankan ketika kondisi arus sedang deras guna menghindari terulangnya kejadian serupa yang membahayakan nyawa.(*/mst)


