Jakarta, SeputarrSumut – Hingga perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat (7/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap menunjukkan penguatan. Pada pukul 11.30 WIB, IHSG berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 23,78 poin atau 0,29%, mencapai level 8.360,84.
Pendorong utama kenaikan IHSG ini adalah performa positif dari sebagian besar indeks sektoral. Secara spesifik, sektor properti dan infrastruktur menjadi motor utama, dengan keduanya melonjak sebesar 0,96% di akhir sesi pertama.
Berita Ekonomi: Sesi Siang: IHSG Menguat ke 8.360, Infrastruktur & Properti Pimpin Reli
Sektor-sektor lain turut menyumbang energi positif, di antaranya adalah sektor kesehatan yang naik 0,86%, diikuti oleh energi yang menguat 0,46%, dan teknologi yang berhasil menambah 0,36%. Kenaikan juga dicatatkan oleh sektor keuangan sebesar 0,33%, sementara sektor barang baku relatif stagnan pada posisi 0,00%.
Di sisi lain, beberapa sektor justru mengalami pelemahan. Sektor transportasi dan logistik menjadi sektor dengan penurunan paling dalam, anjlok 0,59%. Penurunan juga dialami sektor perindustrian sebesar 0,4%, barang konsumen primer melemah 0,3%, dan barang konsumen non-primer terkoreksi tipis 0,02%.
Data transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total volume transaksi mencapai 13,28 miliar saham, dengan nilai transaksi senilai Rp6,86 triliun. Pergerakan saham didominasi penurunan, tercatat 303 saham turun, berbanding 28 saham naik, dan 212 saham stagnan.
Daftar Top Gainers LQ45 sesi I dipimpin oleh Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang melesat 8,09%, Indosat Tbk (ISAT) naik 6,33%, dan Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang menguat 6,01%.
Sementara itu, saham-saham yang menjadi Top Losers LQ45 adalah Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang turun 2,57%, diikuti oleh Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melemah 2,43%, dan Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) terkoreksi 2,31%.(*/emt)


