Rabu, Juli 22, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Sofyan Tan: Makan Siang Gratis Lebih Efektif Melalui Dana BOS atau PIP

Oleh Redaksi 15
Minggu, 22 September 2024
Foto: Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan.(Dok:Juli Simanjuntak)

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan.(Dok:Juli Simanjuntak)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Deli Serdang | Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan mengatakan, program makan siang gratis dengan anggaran sebesar Rp 71 triiun akan lebih efektif jika disalurkan melalui dana BOS atau beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Jika melalui dana BOS dapat langsung dikelola sekolah. Sehingga makan siang yang diberikan ke siswa dapat disesuaikan dengan kondisi daerah tanpa harus mengurangi nilai gizi dan nutrisi.

Info Medan: Sofyan Tan: Makan Siang Gratis Lebih Efektif Melalui Dana BOS atau PIP

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Jika ini dilakukan maka petani, nelayan dan pedagang kecil di sekitar sekolah akan terkena dampak keuntungan,”kata Sofyan Tan saat menjadi keynote speaker dan membuka acara Workshop Pendidikan dengan Tema Peran Pendidikan dalam Penyiapan SDM Unggul Indonesia Emas 2045 di Hotel & Resort Pancur Gading, Deli Serdang, Minggu (22/9).

Selain itu, dapat juga disalurkan melalui anggaran beasiswa PIP yang selama ini sudah ada tinggal ditambah nilai dan peruntukannya. Jika anggaran makan siang gratis tersebut masuk melalui PIP tentu akan lebih tepat sasaran lagi karena dikelola langsung oleh ibu siswa.

“Saya meyakini dan percaya tidak akan ada ibu yang tega menyunat anggaran makan siang untuk anaknya sendiri. Bahkan yang ada ibunya rela tidak makan asal anaknya bisa makan enak dan bergizi. Saya lebih percaya anggaran ini dikelola ibu-ibu dari pada kontraktor,” ujar Sofyan Tan disambut setuju para peserta.

Berita Terkait

Airin Rico Waas Tekankan Peran Pengasuh Anak Usia Dini

Dua Alumni SMK Binaan Sumut Berlaga di AHMTSC 2026 Nasional

Malah sebut Sofyan Tan, dirinya lebih pesimis dengan program makan siang gratis jika pola penyalurannya diserahkan ke kontraktor. “Niatnya sudah baik, tapi penempatan anggarannya menurut saya kurang tepat,” tandas Sofyan Tan.

Sofyan Tan mengatakan, untuk mempersiapkan SDM unggul berkualitas menuju Indonesia Emas 2045, harus dimulai sejak pendidikan dini di PAUD. Bahkan di Finlandia, negara yang sistem pendidikannya bagus, sudah mendidik anak sejak usia 3 bulan.

Sofyan Tan mengatakan, jika anggaran Rp 71 triliun dikelola melalui tender, dan dimenangkan kontraktor dari pusat, lalu disalurkan melalui sub kontraktor di provinsi dan kab/kota, maka nilai makan siangnya bisa menyusut tak sesuai pagu.

Apalagi jika untuk mengelolanya harus membentuk badan baru, lalu harus membiayai staf, gedung dan kantor dari pusat hingga daerah, tentu anggarannya akan semakin sedikit sampai ke siswa.

Hadir dalam acara Ketua Tim Kerja Regulasi dan Tata kelola Direktorat PAUD Untung Wismono, SE.,M.Sc, Kabid Pembinaan GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Dr. Jumakir, MPd, narasumber Jusrin Ependi Johar, S.Pd, M.Pd dari Universitas Prima Indonesia, Vina S.E,M.Pd dari YPSIM, moderator Abed Nego Terkelin Bangun, S.Pd dan peserta dari guru serta kepala sekolah di Deli Serdang.

Ketua Tim Kerja Regulasi dan Tata kelola Direktorat PAUD Untung Wismono, SE.,M.Sc, mengatakan guru harus menumbuhkan minat dan daya tarik siswa untuk senang belajar. Guru juga harus punya kompetensi mumpuni. Agar bisa mempersiapkan SDM unggul Indonesia emas 2045. (Siong)

Tags: Sofyan Tan
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Operasional Kereta Api Sumut Kembali Normal Pasca Gempa Aceh
  • Menhan AS Ajukan Tambahan Anggaran Perang Iran US$67 Miliar
  • Airin Rico Waas Tekankan Peran Pengasuh Anak Usia Dini
  • Gempa M 5,6 Guncang Gayo Lues Aceh Tidak Berpotensi Tsunami
  • Dua Alumni SMK Binaan Sumut Berlaga di AHMTSC 2026 Nasional
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com