Medan, SeputarSumut – Hingga tanggal 31 Desember 2025, status Tanggap Darurat Bencana di Provinsi Sumatera Utara resmi diperpanjang. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/906/KPTS/2025 yang diterbitkan pada 24 Desember 2025 sebagai langkah antisipasi berkelanjutan di wilayah tersebut.
Merespons kebijakan tersebut, Perum BULOG Kanwil Sumut secara konsisten terus menggelontorkan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Penyaluran ini difokuskan bagi masyarakat yang terdampak bencana guna memastikan kebutuhan pangan pokok mereka tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Berita Ekonomi: Status Tanggap Darurat Sumut Diperpanjang
Pihak BULOG menegaskan peranannya dalam penyediaan stok pangan yang dikoordinasikan langsung dengan pemerintah daerah. Pemimpin Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, menyampaikan bahwa pihaknya bertugas menyediakan beras dari cadangan pemerintah untuk disalurkan oleh Pemda atau Dinas Ketahanan Pangan setempat. “Sampai saat ini BULOG sudah mengeluarkan beras dari cadangan pangan pemerintah sebanyak kurang lebih 4 ribu ton yang langsung disalurkan melalui Pemda atau dinas terkait kepada masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.
Bantuan dari BULOG Sumut bahkan menjangkau hingga ke luar provinsi untuk membantu daerah tetangga yang mengalami kondisi serupa. Masyarakat yang terdampak di wilayah Aceh turut menerima bantuan sebanyak 310 ton, yang dikirimkan melalui Lanud Soewondo bekerja sama dengan TNI AU, serta melalui Bandara Kualanamu melalui koordinasi dengan BNPB.
Upaya menjaga daya beli masyarakat juga dilakukan melalui program stabilitas harga pangan di pasar. Selain bantuan bencana, BULOG terus menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat yang memerlukan beras dengan harga terjangkau. “Beras SPHP kami salurkan melalui toko-toko binaan kami seperti Rumah Pangan Kita (RPK), toko di pasar, koperasi, BUMN Pangan dan bahkan kami bekerjasama dengan TNI dan Polri,” jelas Budi.
Program bantuan sosial lainnya juga tengah dikebut agar mencapai target penyaluran maksimal sebelum akhir tahun. Berdasarkan penugasan Bapanas, BULOG menggelontorkan Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng gratis kepada 844.696 orang yang terdaftar dalam data DTSEN Kemensos. “Sampai saat ini sudah terealisasi sebanyak 90% beras dan minyak goreng yang sudah diterima oleh masyarakat yang berhak,” pungkas Budi.(Siong)


