Medan, SeputarSumut – Kondisi ketahanan pangan di gudang BULOG Sumatera Utara, terutama untuk komoditas beras, saat ini dipastikan berada dalam posisi yang sangat aman.
Budi Cahyanto, Pemimpin Wilayah BULOG Sumut, menjelaskan bahwa cadangan beras yang tersedia mampu mencukupi kebutuhan distribusi rutin hingga tiga bulan ke depan. Menurutnya, stok ini akan terus terjaga hingga datangnya musim panen tahun depan, di mana pada saat itu BULOG akan kembali menyerap gabah serta beras hasil produksi petani lokal untuk memperkuat cadangan nasional.
Berita Ekonomi: Stok Beras BULOG Sumut Aman Hingga Panen 2026
Melalui ketersediaan stok yang mumpuni tersebut, pihak BULOG optimis stabilitas harga beras di tingkat konsumen dapat terjaga dengan baik, khususnya dalam menghadapi momentum tahun baru.
Pemantauan pasar
Kegiatan pengawasan terhadap pergerakan harga dan kelancaran pasokan di berbagai pasar tradisional terus dilakukan secara intensif oleh BULOG Sumut. Budi menegaskan bahwa mulai hari ini hingga menjelang tahun baru, personel BULOG diterjunkan langsung ke lapangan guna mengecek ketersediaan serta harga komoditas pangan pokok secara berkala.
Hasil observasi Tim BULOG Sumut menunjukkan bahwa distribusi barang sejauh ini tidak mengalami kendala dan harga pangan, terutama beras, terpantau masih sangat stabil. Pasokan ke pasar-pasar dilaporkan berjalan lancar dengan harga jual yang tetap mengacu pada kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah, yaitu maksimal Rp15.400/kg untuk beras premium dan Rp14.000/kg untuk kategori medium.
Langkah mitigasi untuk mencegah lonjakan harga beras juga terus diperkuat dengan mempercepat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai lini. BULOG Sumut secara masif menyalurkan beras SPHP melalui berbagai saluran, mulai dari toko binaan (RPK), pasar, koperasi, hingga kolaborasi dengan instansi BUMN, TNI, dan Polri guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.(Siong)


