Tebing Tinggi, SeputarSumut – Sebanyak sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden kebakaran yang terjadi di sebuah Restoran India. Peristiwa ini melanda restoran yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Lk. I, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, pada Kamis (11/12/2025) pukul 13.30 WIB.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Namun, dugaan awal menyebutkan bahwa sumber api berasal dari tabung gas 12 Kg yang ditusuk menggunakan obeng oleh seorang koki restoran.
Kabar Daerah: Tabung Gas Ditusuk, 9 Karyawan Luka di Restoran India
AKP Mulyono, Kasihumas Polres Tebing Tinggi, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka bekerja sama dengan Tim Damkar Kota Tebing Tinggi untuk mengecek lokasi dan mengevakuasi para korban luka.
”Kebakaran tersebut diduga kuat bermula saat koki Restoran India mencoba menghidupkan kompor masak, namun api tidak menyala. Koki itu kemudian melepaskan regulator dari tabung gas dan menusuk lubang tabung gas menggunakan obeng,” ungkap AKP Mulyono, Jumat (12/12/2025).
Menurut Mulyono, tusukan obeng tersebut menyebabkan gas bocor dan menyebar. “Karena panik, koki segera mengangkat tabung gas dan memasukkannya ke dalam ember berisi air. Namun, uap gas telah cepat menyebar ke seluruh ruang dapur, sementara aktivitas memasak masih berlangsung, sehingga api dari kompor menyambar dan mengenai para pekerja yang berada di dapur belakang,” jelas Mulyono.
Melihat kekacauan yang terjadi, sejumlah karyawan lain langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan atau racun api. Tidak lama berselang, empat unit mobil petugas Damkar Tebing Tinggi tiba di lokasi. Tim Damkar berhasil mengevakuasi tabung gas keluar ruangan dapur ke halaman terbuka, dan api akhirnya berhasil dipadamkan sejam kemudian.
”Akibat kebakaran ini, sembilan karyawan Restoran India menderita luka berat dan luka ringan. Saat ini, enam karyawan tengah dirawat di UGD Dr. Kumpulan Pane, sementara tiga orang lainnya dirawat di UGD RS. Bhayangkara Tk II Kota Tebing Tinggi. Untuk estimasi kerugian materi, kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak manajemen restoran,” pungkas Mulyono.(*/mst)


