Jakarta, SeputarSumut – Bencana tanah longsor melanda Distrik Kota Waisai, Kelurahan Sapordanca, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada Senin (1/9). Bencana ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi, menyebabkan puluhan bangunan mengalami kerusakan.
Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana ini mengakibatkan 29 unit rumah, satu fasilitas ibadah, dan satu tanggul rusak.
Lintas Nasional: Tanah Longsor Landa Raja Ampat, 29 Rumah Rusak Terdampak Hujan Deras
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Raja Ampat terus berupaya membersihkan material longsor hingga Kamis (4/9). Koordinasi juga sedang dilakukan untuk mendatangkan alat berat guna mempercepat proses penanganan.
BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap siaga menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, baik yang basah maupun kering. Abdul Muhari mengingatkan warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk memantau ketinggian air secara berkala.
Ia juga menyarankan warga untuk melakukan evakuasi mandiri jika hujan deras berlangsung dalam durasi yang lama. Penting bagi warga untuk mengetahui jalur evakuasi dan selalu memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi.(*/cnni)


