Sergai, SeputarSumut – Tingginya curah hujan menyebabkan ratusan rumah di Dusun XIV Sei Lambu, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terendam banjir pada Sabtu (29/11/2025). Akibat luapan air yang cepat meninggi, sekitar 70 jiwa warga terpaksa mengungsi. Lokasi pengungsian sementara yang dipilih adalah Mushola Syuhada di Dusun XIV, demi menjamin keselamatan warga.
Selain membanjiri pemukiman warga, air dengan ketinggian sekitar 15 cm juga terpantau menggenangi ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang merupakan akses utama Sei Rampah menuju Tebing Tinggi. Menurut kesaksian Sutoyo, salah seorang warga Dusun XIV yang terdampak, ketinggian air di pemukiman mereka bahkan mencapai sekitar 1,5 meter sejak malam hari.
Kabar Daerah: Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Rumah Sergai Terendam
Penyebab utama dari banjir parah yang melanda permukiman mereka adalah jebolnya tanggul Sungai Martebing. Sutoyo menjelaskan, luapan air dari sungai yang jebol tersebut mengalir deras dan meluber ke seluruh area pemukiman warga, termasuk juga merendam lahan persawahan di sekitarnya.
Di sisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serdang Bedagai, Abdul Rahman, membenarkan bahwa insiden jebolnya benteng Sungai Martebing menjadi pemicu banjir di Desa Suka Damai. Secara keseluruhan, ia mengonfirmasi data terbaru warga terdampak banjir di Kecamatan Sei Bamban mencapai 1.223 Kepala Keluarga.
Melihat kondisi yang semakin memburuk, warga korban banjir menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai segera memberikan bantuan logistik. Sutoyo mengungkapkan bahwa warga tidak dapat melakukan aktivitas normal, termasuk memasak, meskipun mereka sudah menerima satu kali nasi bungkus yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Peringgan.(*/mst)


