Toba, SeputarSumut — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan menghanguskan tiga unit rumah warga di Desa Longat, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba pada Rabu (15/7/2026).7 Insiden memilukan tersebut mengakibatkan tiga orang warga setempat dilaporkan mengalami luka bakar di bagian tubuh mereka.
Salah satu dari total korban luka terpaksa harus segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat akibat menderita luka bakar yang cukup serius. Keterangan mengenai identitas pemilik bangunan yang hangus terbakar tersebut disampaikan oleh pihak otoritas pemerintah kecamatan setempat.
Camat Balige, Partogi Tambunan, mengatakan tiga rumah yang terbakar milik Parlaungan Tampubolon, Wilpen Gultom, dan Pandapotan Sianipar.
Kondisi para korban yang mengalami luka-luka kemudian diperjelas oleh Partogi saat memberikan keterangan resmi kepada awak media mengenai dampak dari insiden tersebut. “Tiga korban luka bakar, satu di antaranya serius sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Partogi, Kamis (16/7/2026).
Langkah penanganan darurat bagi para korban terdampak saat ini telah digulirkan oleh pihak pemerintah daerah guna menyediakan tempat bernaung darurat. Menurut Camat Balige, Pemerintah Kabupaten Toba telah mendirikan tenda sebagai tempat tinggal sementara para korban kebakaran.
Di sisi lain, proses penjinakan kobaran api di lokasi kejadian dilaporkan menghadapi hambatan tertentu sehingga memakan waktu yang cukup lama. Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Toba, Saut Sihombing, mengatakan pemadaman membutuhkan waktu agak lama. “Pemadaman sekitar satu jam. Kondisi rumahnya sudah habis dilahap api semuanya,” ujar Saut.
Hingga saat ini, estimasi mengenai total nilai dampak kerusakan serta kerugian finansial yang menimpa para korban masih dalam tahap pendataan. Saut menyampaikan, mengenai kerugian material yang dialami korban belum bisa dipastikan.(*/mst)

