Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Tips Simpan Ketupat Lebaran Agar Awet dan Tidak Cepat Basi

Oleh Redaksi 15
Rabu, 18 Maret 2026
Foto: ilustrasi ketupat.(Foto i.pinimg.com/rri)

ilustrasi ketupat.(Foto i.pinimg.com/rri)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Menyajikan ketupat seolah sudah menjadi tradisi wajib yang tidak boleh terlewatkan saat perayaan Lebaran tiba. Teksturnya yang lembut serta cita rasanya yang khas menjadikan hidangan ini sebagai menu favorit yang selalu dinanti oleh banyak keluarga di Indonesia.

Persoalan muncul ketika ketupat dibuat dalam porsi besar, sehingga diperlukan teknik penyimpanan yang benar agar kualitasnya tetap terjaga. Apabila Anda keliru dalam menanganinya, ketupat akan sangat mudah mengalami kerusakan, berlendir, hingga tidak lagi layak untuk dikonsumsi.

Pernik Ragam: Tips Simpan Ketupat Lebaran Agar Awet dan Tidak Cepat Basi

Iklan Indako SeputarSumut

Cara Simpan Ketupat Agar Tidak Mudah Basi

Guna menjaga ketupat tetap lezat dan tahan lama saat dinikmati bersama keluarga, berikut adalah rangkuman mengenai berbagai metode penyimpanan yang efektif:

1. Memanfaatkan Suhu Dingin Kulkas

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

Menyimpan ketupat di dalam lemari es merupakan solusi paling praktis untuk mencegah pembusukan dini menurut Profesor Sugiyono, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB. Meskipun teksturnya cenderung mengeras saat berada di suhu dingin, ketupat yang diletakkan di kulkas diketahui mampu bertahan hingga jangka waktu 7 sampai 9 hari.

“Ketupat yang disimpan dalam kulkas dapat dikonsumsi kembali dengan cara dikukus. Dengan cara dikukus, tekstur ketupat menjadi lunak kembali,” jelas Sugiyono sebagaimana dikutip dari laman resmi IPB University.

2. Memilih Jenis Daun Pembungkus yang Berkualitas

Ketahanan hidangan ini ternyata juga sangat dipengaruhi oleh jenis daun yang digunakan sebagai pembungkusnya. Daun janur kelapa yang masih muda sering menjadi pilihan utama karena sifatnya yang lentur dan tidak gampang robek, sehingga mampu melindungi isi ketupat dengan optimal agar lebih awet.

Di berbagai wilayah lain, penggunaan daun pandan atau daun lontar juga lazim ditemukan sebagai alternatif. Pastikan memilih daun yang kondisinya masih kuat dan segar untuk memastikan proteksi maksimal terhadap nasi di dalamnya.

3. Penggunaan Air Kapur Sirih pada Beras

Menambahkan sedikit air kapur sirih ke dalam beras sebelum proses pembungkusan merupakan salah satu rahasia tradisional agar ketupat lebih tahan lama. Selain memberikan tekstur yang lebih padat (kenyal), air kapur sirih berfungsi sebagai pengawet alami yang menghambat kerusakan.

Setelah proses memasak selesai, ketupat harus segera diangkat dan diangin-anginkan agar permukaannya mengering sempurna. “Jangan membiarkan ketupat dingin dalam air rebusan yang membuat ketupat berair atau basah. Hal ini membuat ketupat cepat basi,” tambah Sugiyono.

4. Membilas Ketupat dengan Air Dingin

Segera siram ketupat menggunakan air dingin begitu diangkat dari panci rebusan untuk membersihkan sisa-isa lendir, kotoran, atau pati yang menempel pada kulit janur. Langkah sederhana ini sangat efektif untuk menekan risiko pertumbuhan bakteri atau jamur yang biasanya dipicu oleh sisa air rebusan yang pekat.

5. Teknik Menggantung di Suhu Ruang

Proses pengeringan yang cepat dapat dilakukan dengan cara menggantung ketupat di area yang memiliki sirkulasi udara baik. Dengan posisi menggantung, sisa air yang terperangkap di dalam anyaman akan menetes turun sehingga ketupat menjadi kering lebih cepat.

Melalui metode gantung ini, ketupat biasanya dapat bertahan dalam kondisi baik selama 2 hingga 3 hari di suhu ruangan. Dengan mengikuti kelima panduan di atas, Anda kini dapat menyimpan stok ketupat Lebaran dengan lebih tenang tanpa khawatir cepat basi. Selamat mencoba!.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com