Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Update Jumlah Gempa Susulan Sulawesi Utara dan Maluku Utara Tembus 921 Kali

Oleh Redaksi 15
Minggu, 5 April 2026
Foto: ilustrasi gempa.(BNPB)

ilustrasi gempa.(BNPB)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Hingga Minggu 5 April pukul 05.48 WIB Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG melaporkan bahwa telah terjadi sebanyak 921 aktivitas gempa susulan di wilayah Sulawesi Utara serta Maluku Utara. Data ini menunjukkan intensitas kegempaan yang masih tinggi pasca guncangan utama beberapa waktu lalu.

Berdasarkan rincian laporan BMKG diketahui bahwa kekuatan gempa susulan tersebut bervariasi dengan magnitudo terbesar mencapai 5,8. Sementara itu getaran terkecil yang tercatat berada pada skala 1,7 magnitudo.

Lintas Nasional: Update Jumlah Gempa Susulan Sulawesi Utara dan Maluku Utara Tembus 921 Kali

Iklan Indako SeputarSumut

Setidaknya terdapat 22 kejadian gempa bumi susulan yang guncangannya cukup kuat untuk dirasakan oleh masyarakat sekitar. Hal ini menambah daftar panjang aktivitas seismik di zona tersebut sejak pekan lalu.

Peristiwa ini bermula ketika gempa bumi dahsyat dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang area perairan Bitung Sulawesi Utara pada Kamis 2 April yang lalu. Guncangan ini memicu serangkaian peringatan dini dan kewaspadaan tinggi di wilayah pesisir.

Dampak dari guncangan besar tersebut juga memicu deteksi tsunami di sejumlah titik sebagaimana disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. Tsunami setinggi 0,3 meter teramati di Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB sedangkan di Bitung terpantau setinggi 0,2 meter pada pukul 06.15 WIB.

Berita Terkait

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Kemenko PMK dan BMKG Minta Pemerintah Daerah Perkuat Antisipasi Dampak El Nino Kuat 2026

Kewaspadaan ekstra tetap diperlukan meskipun ketinggian gelombang tsunami yang terdeteksi relatif kecil. Potensi munculnya gelombang susulan masih sangat mungkin terjadi sehingga masyarakat diminta tidak lengah.

Menyikapi kondisi tersebut BNPB mengeluarkan imbauan tegas agar warga di pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara tetap menjauhi area pantai. Masyarakat dilarang keras kembali ke lokasi rawan sebelum pemerintah secara resmi mengeluarkan pernyataan bahwa situasi telah benar benar aman.

Selain itu warga diminta untuk tetap menjaga ketenangan diri dan mengikuti seluruh instruksi dari aparat berwenang di lokasi. Pihak BNPB juga menekankan pentingnya menyaring informasi agar tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi kebenarannya sembari terus melakukan pemantauan perkembangan lapangan.

Instruksi cepat juga datang dari Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta BNPB segera bergerak melakukan proses evakuasi warga terdampak. Presiden menekankan pentingnya kecepatan penanganan dalam situasi darurat bencana tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo langsung menghubungi Kepala BNPB di hari pertama kejadian. Komunikasi intensif dilakukan guna memastikan langkah penyelamatan berjalan efektif.

Saat ini tim reaksi cepat BNPB di daerah bersama jajaran TNI Polri dan pemerintah daerah telah berada di lokasi untuk pengecekan sekaligus evakuasi. Sinergi lintas instansi ini dikerahkan untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

Kepala BNPB juga telah menitipkan pesan melalui Seskab agar masyarakat tidak kembali beraktivitas di dalam gedung yang telah mengalami kerusakan atau terdampak guncangan. Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan warga dari ancaman bangunan runtuh akibat gempa susulan.,(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com