Jakarta, SeputarSumut — Musisi Viky Sianipar membawakan lagu “Huta Namartuai” dalam acara Toba Dream. Penampilan ini sekaligus menjadi momen peresmian Yayasan Lestari Budaya Sumatera, sebuah organisasi baru yang bertekad melestarikan budaya Batak agar dapat menembus panggung global.
Lagu “Huta Namartuai,” yang merupakan soundtrack film Ngeri Ngeri Sedap (2022), dibawakan Viky bersama musisi Ogar Nababan. Keberhasilan musik Batak dalam menarik perhatian internasional tidak lepas dari peran Samosir Music International (SMI) yang aktif mempertemukan musisi lintas negara sejak 2014.
Kilas Hiburan: Viky Sianipar Dukung Misi Budaya Batak Hingga Go International
Ketua Yayasan Lestari Budaya Sumatera, Hendrik Manik, menjelaskan bahwa pendirian yayasan ini bertujuan untuk berbuat lebih besar bagi “Bonani Pasogit,” atau kampung halaman, terutama Danau Toba. “Agar bisa berbuat lebih besar, kita perlu wadah resmi. Lewat yayasan ini, kita bisa bergotong royong dan berkomunikasi dengan lebih banyak pihak,” ujar Hendrik dalam keterangan resminya.
Senada dengan itu, Humas Yayasan, Nelly Marlinda, berharap lembaganya bisa menjadi pusat pengembangan budaya Batak. “Dengan dukungan semua pihak, semoga budaya Batak bisa naik kelas, bahkan go international,” katanya.
Acara ini tidak hanya dimeriahkan oleh Viky dan Ogar, tetapi juga menampilkan musisi lain, termasuk tokoh antikorupsi Saut Situmorang, yang membawakan lagu “The Goodness of God” dengan saksofon.
Bagi Yayasan Lestari Budaya Sumatera, acara Toba Dream bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, acara ini diharapkan menjadi jembatan untuk menyatukan dan menginspirasi masyarakat melalui nilai-nilai budaya.(*/dtk)


