Medan, SeputarSumut — Pergerakan arus lalu lintas di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) mengalami peningkatan dengan tercatat sebanyak 29.797 unit kendaraan yang melintas. Lonjakan arus kendaraan bermotor tersebut terjadi dalam rangka menyambut momen libur panjang perayaan Kenaikan Isa Al-Masih.
Menurut pemaparan dari Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Nusantara Tollroad Regional, Tyas Pramoda Wardhani, torehan angka tersebut memperlihatkan adanya pertumbuhan sebesar 1,68 persen jika disandingkan dengan perolehan volume lalu lintas pada kondisi normal yang biasanya berada di angka 29.305 kendaraan.
Info Medan: Volume Kendaraan di Tol Medan Kualanamu Tebing Tinggi Naik saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih
“Untuk wilayah Sumatera Utara, jumlah kendaraan meningkat sebesar 1,68 persen. Lonjakan ini mulai terjadi sejak Rabu, 13 Mei 2026,” ujar Tyas, Jumat (15/5/2026) malam.
Ternyata, tren kenaikan arus mudik masyarakat ini tidak hanya terkonsentrasi di provinsi Sumatera Utara saja, melainkan ikut melanda beberapa koridor jalan bebas hambatan lain di wilayah Indonesia. Sebagai contoh, pergerakan di ruas Tol Balikpapan–Samarinda mendokumentasikan sebanyak 22.238 unit kendaraan melintas, yang mana angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 14,26 persen.
Pertumbuhan yang jauh lebih signifikan terdeteksi pada ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan, di mana kuantitas lalu lintas di sana menembus angka 39.619 kendaraan, melesat naik hingga 70,35 persen bila diukur dari basis data kondisi normal yang hanya menyentuh 23.258 kendaraan.
Di bagian wilayah lain, tepatnya pada lintasan Tol Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa, akumulasi jumlah armada kendaraan yang melakukan mobilisasi tercatat menyentuh angka 120.457 unit, atau mengalami grafik kenaikan di angka 8,91 persen.
Menyikapi dinamika pergerakan masyarakat ini, pihak manajemen Jasa Marga melayangkan pesan imbauan kepada segenap pengguna jalan bebas hambatan agar senantiasa melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan armada mereka dalam kondisi prima sebelum berangkat melakukan perjalanan. Di samping itu, para pengemudi juga sangat disarankan untuk selalu memprioritaskan faktor keselamatan berkendara serta menaati seluruh regulasi lalu lintas yang berlaku agar kenyamanan bersama tetap terjaga selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.(*/mst)


