Medan, SeputarSumut — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I SU) mencatatkan kenaikan volume pelanggan yang cukup signifikan di wilayah Kabupaten Deli Serdang. Sepanjang periode Januari sampai Mei 2026, jumlah pengguna jasa kereta api di empat stasiun di daerah tersebut menembus angka 92.160 orang, atau mengalami pertumbuhan sebesar 9 persen bila dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun 2025 yang berjumlah 84.742 pelanggan.
Tingginya grafik pergerakan masyarakat lokal juga terlihat sangat menonjol di sepanjang masa liburan sekolah dalam rentang waktu tanggal 20 hingga 30 Juni 2026. Data internal menunjukkan sebanyak 13.927 penumpang mendayagunakan fasilitas angkutan kereta api di area Deli Serdang, di mana mobilisasi berskala besar tersebut dapat terealisasi secara aman, tertib, dan mengedepankan aspek keselamatan kerja sehingga membuktikan peran vital perkeretaapian sebagai motor utama pendorong roda ekonomi warga.
Berita Ekonomi: Volume Pelanggan Kereta Api di Deli Serdang Tumbuh Sembilan Persen Menjelang HUT Kabupaten ke-80
Tingginya produktivitas mobilitas dan geliat ekonomi ini sekaligus menjadi momentum kado yang sangat spesial menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang yang diperingati pada tanggal 1 Juli 2026. Selaras dengan slogan hari jadi tahun ini, yakni ‘Deli Serdang Sehat sebagai Pondasi Kemajuan’, manajemen KAI Divre I Sumut memegang komitmen yang kuat untuk menyokong pembentukan ekosistem transportasi yang bersih dan sehat demi mempercepat akselerasi pembangunan wilayah melalui jaringan konektivitas yang tepercaya.
Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa pihak KAI senantiasa meluncurkan terobosan inovatif demi menghadirkan pelayanan yang paling maksimal, yang diselaraskan dengan bertambahnya usia Kabupaten Deli Serdang serta visi kesehatan di daerah tersebut.
“Di Kabupaten Deli Serdang, terdapat 5 stasiun kereta api yang aktif melayani naik turun penumpang secara optimal, yaitu Stasiun Bandar Khalipah, Batang Kuis, Araskabu, Lubuk Pakam, dan Kualanamu. Kehadiran kelima stasiun ini memegang peranan krusial dalam memfasilitasi kebutuhan harian masyarakat,” kata Anwar di Medan, Selasa 30 Juni 2026.
Secara spesifik, Stasiun Kualanamu mengemban fungsi yang sangat strategis sebagai infrastruktur pemadu moda atau integrasi antarmoda yang mengoneksikan rute kereta api secara langsung dengan Bandara Internasional Kualanamu. Sistem penyelarasan yang berjalan efisien tersebut memberikan keuntungan dan kemudahan yang besar bagi publik serta para pengguna jasa transportasi udara untuk meneruskan perjalanan mereka menuju atau dari arah bandara secara kilat, selamat, serta terhindar dari kendala kemacetan jalan raya. Tingkat keandalan dari integrasi moda ini tidak hanya sanggup memangkas durasi perjalanan, namun ikut meminimalkan tingkat kelelahan fisik para pelancong, sekaligus mengokohkan daya pikat investasi di kawasan Deli Serdang dalam jangka panjang.
“Stasiun Kualanamu menjadi gerbang integrasi penting bagi transportasi udara, sementara empat stasiun lainnya di Deli Serdang menjadi tumpuan utama masyarakat untuk mobilisasi antardaerah di Sumatera Utara. Melalui layanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu, KAI Divre I Sumatera Utara memastikan mobilitas warga dapat berlangsung secara sehat, sehingga roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat Deli Serdang dapat bergerak lebih cepat menuju kemajuan,” ujar Anwar.
Beriringan dengan marwah peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 1 Juli 2026, jajaran KAI Divre I Sumatera Utara memiliki dedikasi penuh untuk terus melakukan pembenahan standar mutu sarana prasarana serta pelayanan di semua lini stasiun. Eksistensi moda moda transportasi kereta api saat ini bukan lagi sekadar dipandang sebagai alat angkutan konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi urat nadi logistik yang kokoh dan sangat krusial bagi publik Kabupaten Deli Serdang dalam memacu akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan kemajuan wilayah yang berkelanjutan di masa depan.(Siong)


