Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Waspada 7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Menurunkan Skor IQ dan Mengganggu Kesehatan Otak

Oleh Redaksi 15
Selasa, 28 April 2026
Foto: Ilustrasi IQ.(Foto: Google Image)

Ilustrasi IQ.(Foto: Google Image)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Banyak orang memiliki anggapan bahwa skor IQ atau tingkat kecerdasan intelektual merupakan angka yang bersifat tetap dan tidak dapat berubah sepanjang hidup. Faktanya, kecerdasan yang meliputi kapasitas untuk berpikir, daya ingat, serta kemampuan dalam mengolah informasi sangat bergantung pada pola hidup harian dan proses belajar seseorang. Tanpa disadari, terdapat berbagai rutinitas harian yang terlihat biasa namun memiliki dampak buruk karena berpotensi menurunkan ketajaman kognitif hingga mengikis skor IQ Anda.

Kondisi stres kronis atau tekanan mental yang berlangsung dalam jangka panjang menjadi salah satu faktor utama yang harus diwaspadai karena dapat mengubah hormon otak secara negatif. Mengutip dari Prevention, stres berkepanjangan tidak hanya berakibat pada penurunan skor kecerdasan, tetapi juga meningkatkan kerentanan seseorang terhadap penyakit degeneratif seperti Alzheimer.

Pernik Ragam: Waspada 7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Menurunkan Skor IQ dan Mengganggu Kesehatan Otak

Iklan Indako SeputarSumut

Masalah fisik seperti kelebihan berat badan atau obesitas ternyata memiliki kaitan erat dengan penurunan performa otak. Sebuah riset yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan adanya korelasi antara obesitas dengan melemahnya kinerja kognitif. Kondisi berat badan yang tidak terkontrol, khususnya saat seseorang berada di usia paruh baya, berisiko menurunkan kemampuan intelektual di masa dewasa mendatang.

Melakukan aktivitas secara bersamaan atau multi-tasking, seperti kebiasaan makan sambil menonton film atau bermain media sosial, sering kali dianggap produktif meski sebenarnya merugikan otak. Kebiasaan ini dapat menghambat efektivitas otak dalam mengolah informasi karena pada dasarnya organ otak manusia tidak dikembangkan untuk memproses beberapa pekerjaan berat secara simultan.

Paparan asap rokok, baik yang dialami oleh perokok aktif maupun pasif, membawa dampak berbahaya bagi kesehatan saraf pusat karena mengandung berbagai zat beracun. Ketika karbon monoksida masuk ke dalam tubuh, zat tersebut akan menggantikan oksigen dalam aliran darah sehingga otak kekurangan asupan nutrisi penting. Hal ini menyebabkan gangguan komunikasi antar-sel otak dan menurunkan kemampuan seseorang dalam menyimpan informasi.

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

Aktivitas pasif seperti menonton televisi dalam durasi yang terlalu lama juga diidentifikasi sebagai pemicu menurunnya ketajaman berpikir. Berdasarkan laporan Exploring Your Mind, menonton TV secara berlebihan membuat otak tidak mendapatkan stimulasi yang cukup untuk tetap aktif, sehingga kecerdasan cenderung menurun karena otak menjadi malas dalam memproses pikiran yang kompleks.

Fondasi utama dari kesehatan otak yang prima adalah ketersediaan waktu istirahat atau tidur yang berkualitas. Saat seseorang terlelap, otak melakukan tugas penting untuk memahami data baru serta memperkuat rekaman memori. Kurang tidur yang terjadi secara terus-menerus akan mengakibatkan seseorang kesulitan menyerap informasi baru dan merusak daya ingat secara drastis.

Terakhir, pola makan dengan asupan gula tambahan yang terlalu tinggi dapat menjadi penghambat bagi fungsi kerja otak yang optimal. Sebuah studi mengungkapkan bahwa konsumsi gula berlebih selama enam minggu dapat menyebabkan penurunan kapasitas belajar dan kemampuan menghafal. Kadar gula yang terlalu banyak di dalam darah terbukti mengganggu pengiriman sinyal antar-sel otak yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kejernihan berpikir.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
  • Kekalahan Serena Williams di Wimbledon 2026: Maya Joint Cetak Kejutan di Babak Pertama
  • Pertamax Turbo Topang Performa Ratusan Pembalap di Ajang MotoPrix Region A Sumatera 2026 Aceh
  • PGN Area Medan Layani Savo Dine & Chill, Targetkan Konsumsi Gas Bumi Sektor Kuliner Meningkat
  • Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com