Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

11 Daerah di Aceh Perpanjang Tanggap Darurat

Oleh Redaksi 15
Jumat, 26 Desember 2025
Foto: Status tanggap darurat resmi diperpanjang oleh 11 dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.(Istimewa)

Status tanggap darurat resmi diperpanjang oleh 11 dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Status tanggap darurat resmi diperpanjang oleh 11 dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, sebagaimana dinyatakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

​Suharyanto, selaku Kepala BNPB, menjelaskan bahwa perpanjangan status ini akan berlaku hingga satu pekan ke depan. Langkah ini diambil pemerintah dengan tujuan untuk lebih mengoptimalkan seluruh proses penanganan kebencanaan di wilayah tersebut.

Lintas Nasional: 11 Daerah di Aceh Perpanjang Tanggap Darurat

Iklan Indako SeputarSumut

​”Hingga saat ini, 11 dari 18 kabupaten dan kota terdampak di Aceh telah memperpanjang status tanggap darurat mereka, sementara tujuh wilayah lainnya sudah mulai beralih dari fase transisi darurat menuju tahap pemulihan,” ujar Suharyanto dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis (25/12).

​Daftar 11 wilayah yang memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat meliputi Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Tengah, serta Kabupaten Gayo Lues.

​Selain itu, wilayah lain yang juga memperpanjang masa darurat adalah Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Nagan Raya, dan Kota Lhokseumawe.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sangihe BPBD Sebut Belum Ada Laporan Kerusakan dan Tidak Berpotensi Tsunami

Menteri Agama Nasaruddin Umar Deklarasikan 10 Muharam Sebagai Momentum Lebaran Anak Yatim dan Difabel

​Terdapat tujuh kabupaten yang masuk dalam kategori terdampak banjir paling parah dari total 11 daerah yang memperpanjang masa tanggap darurat tersebut.

​”Beberapa wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah adalah Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Gayo Lues,” rinci Suharyanto.

​Di sisi lain, terdapat sejumlah daerah yang kini sudah memasuki masa transisi dari kondisi darurat menuju pemulihan, yaitu Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Selatan, Kota Subulussalam, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Aceh Singkil.

​M Nasir, Sekretaris Daerah Aceh, memaparkan data bahwa total wilayah yang terdampak bencana mencakup 3.978 desa yang tersebar luas di 225 kecamatan pada 18 kabupaten dan kota.

​”Saat ini, fokus kebutuhan mendesak bagi para korban bencana telah bergeser ke barang-barang nonpangan, seperti tandon dan akses air bersih, tenda pengungsian, lampu emergensi, peralatan dapur, bahan medis, serta kebutuhan lainnya,” tuturnya.

​Mengenai penyaluran bantuan, M Nasir menyebutkan bahwa total logistik yang telah didistribusikan selama masa tanggap darurat mencapai 1.251,6 ton, dari keseluruhan 1.478,8 ton bantuan makanan maupun nonmakanan yang diterima.

​”Mengingat beberapa kabupaten dan kota sudah mulai masuk ke masa transisi, maka upaya pemulihan akan segera kita laksanakan. Sebagai langkah awal, kami memprioritaskan perbaikan rumah dengan kerusakan kategori ringan dan sedang demi menekan jumlah warga di pengungsian,” pungkas M Nasir.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com