Jakarta, SeputarSumut – Setelah berhasil ditemukan, total 11 korban bencana longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kini dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, tim pencari dilaporkan masih terus berupaya mencari setidaknya 10 korban longsor lain hingga hari Minggu (16/11) ini.
Lintas Nasional: 11 Korban Longsor Cilacap Ditemukan Meninggal, 10 Orang Masih Dicari
Sebanyak delapan korban longsor berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Sabtu (15/11) lalu, menjadikan total korban meninggal yang teridentifikasi mencapai 11 orang pada hari itu.
Bencana longsor yang melanda Cilacap ini diketahui terjadi sejak Kamis (13/11). Menurut keterangan BMKG, longsor dipicu oleh hujan deras yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan tanah semakin basah dan membuat lereng rentan bergerak.
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, menjelaskan pada hari Sabtu, bertepatan dengan hari ketiga operasi pencarian, delapan korban kembali ditemukan di sejumlah titik pencarian. Penemuan pertama tercatat pada pukul 10.06 WIB, atas nama Muhammad Dadi (9).
”Selanjutnya, pada pukul 10.44 WIB, kami kembali menemukan korban atas nama Nur Isnaini (30), dan pada pukul 11.17 WIB korban bernama Hasmanto berhasil dievakuasi,” terang Abdullah, sebagaimana dilansir dari Antara. Ia menambahkan, ketiga korban tersebut ditemukan di Worksite A-2. Dengan penemuan ini, Worksite A-2 masih menyisakan lima korban yang belum ditemukan.
Pencarian dilanjutkan, dan tim kembali menemukan Febriansyah (5) dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 13.39 WIB. Temuan jenazah itu disusul oleh Rizky Pratama (9) pada pukul 13.43 WIB dan Dani Setiawan (29) pada pukul 13.45 WIB.
Korban atas nama Satini (28) kemudian ditemukan di Worksite A-3 pada pukul 14.22 WIB. Abdullah menyatakan bahwa Worksite A-3 telah dinyatakan clear karena seluruh korban di area tersebut sudah ditemukan.
Di Worksite A-1, tim SAR juga menemukan Rusyanto (60) pada pukul 14.21 WIB. Namun, menurut Abdullah, dua korban masih dilaporkan hilang di lokasi ini.
”Dengan demikian, pada hari ketiga operasi pencarian, total delapan korban meninggal dunia berhasil dievakuasi,” ujar Abdullah.
Total korban tewas akibat bencana longsor ini tercatat sebanyak 11 orang, setelah adanya tambahan delapan korban yang ditemukan pada hari ketiga operasi.
Proses pencarian dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB karena cuaca yang tidak memungkinkan, seperti disampaikan Abdullah. Pencarian dilanjutkan pada Minggu (16/11) mulai pukul 06.00 WIB, dengan fokus pada dua sektor utama, yakni sektor A dan sektor B.
Tim yang sebelumnya bertugas di Worksite A-3 dialihkan untuk memperkuat pencarian di Worksite A-2 dan B-2, jelas Abdullah.
Berdasarkan laporan terakhir, masih ada lima korban yang hilang di Worksite A-2 dan dua korban di A-1.
”Di sektor A, kami akan bergerak di Worksite A-1 dan A-2, sedangkan di sektor B di Worksite B-1 dan B-2. Pencarian di Worksite A-3 tidak lagi dilakukan karena seluruh korban sudah ditemukan,” pungkasnya.(*/cnni)


