seputar-Jakarta | Tiga atlet Indonesia bakal diguyur bonus usai berhasil meraih medali Olimpiade Paris 2024. Ke-3 atlet tersebut adalah Veddriq Leonardo yang meraih medali emas dari panjat tebing, Rizki Juniansyah meraih medali emas dari angkat besi, dan Gregoria Mariska Tunjung yang meraih medali perunggu dari tunggal putri badminton.
Dengan telah mengumpulkan 2 medali emas dan 1 medali perunggu, Kontingen Indonesia melesat dari urutan 42 ke posisi 28 di klasemen sementara Olimpiade Paris 2024.
Update Olahraga: 3 Atlet Indonesia Peraih Medali Olimpiade Paris Bakal Diguyur Bonus
Indonesia masih berpeluang menambah pundi medali dari Nurul Akmal. Atlet angkat berat putri Indonesia satu-satunya itu baru akan bertanding pada Minggu 11 Agustus 2024 petang WIB. Atlet berdarah Aceh itu akan bertanding pada nomor putri +81kg.
Usai meraih medali Olimpiade Paris 2024, tentu para atlet ini akan mendapatkan bonus dari pemerintah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan memastikan bonus bagi para atlet Indonesia yang meraih medali pada Olimpiade Paris 2024.
“Yang jelas pasti ada bonus,” kata Jokowi dalam keterangannya di JCC, Jakarta, Jumat (9/8/2024).
Pemberian bonus tersebut, katanya, masih dalam pembahasan.
“Iya saya juga kan baru apa tahu di subuh tadi, nanti dibicarakan (bonus),” kata Jokowi soal kabar atlet panjat tebing Veddriq Leonardo di nomor speed putra dan lifter angkat besi Rizki Juniansyah berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Paris.
Jokowi mengapresiasi dua emas yang dipersembahkan Veddriq dan Rizki tersebut.
“Iya saya sangat senang, saya sangat mengapresiasi dan juga masyarakat. Saya kira semuanya senang semuanya terhadap perolehan emas dari Veddriq Leonardo di panjat tebing dan juga baru saja Rizki Juniansyah di angkat besi,” kata Jokowi.
“Saya kira negara mengapresiasi, rakyat juga sangat bangga terhadap capaian emas itu,” sambungnya.
Perlu diketahui, Indonesia sukses memborong 2 medali emas di Olimpiade Paris 2024. Kontingen Indonesia menyamai prestasi di Olimpiade Barcelona 1992. Dua emas Indonesia di Olimpiade Paris 2024 dipersembahkan atlet panjat tebing Veddriq Leonardo di nomor speed putra dan lifter angkat besi putra Rizki Juniansyah di kelas 73 kilogram.
Sedangkan dua emas Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992 dipersembahkan cabang olahraga bulu tangkis melalui pasangan pengantin emas Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma. Sukses merebut dua emas di Olimpiade Paris 2024 sekaligus menjaga tradisi emas Indonesia di Olimpiade.
Bonus bagi atlet Indonesia yang meraih medali juga pernah disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo.
Dito memastikan akan ada bonus uang tunai dari pemerintah, bahkan jumlahnya naik dari edisi sebelumnya. Namun, dirinya berpesan kepada para atlet Indonesia yang sudah memastikan diri lolos ke Paris 2024 agar menjaga prestasi mereka.
“Untuk hadiah, saya pastikan di Olimpiade kan sudah pasti setiap multievent pasti Bapak Presiden, pemerintah memberikan bonus berupa uang tunai, jadi itu sudah sebuah kepastian. Dan sisanya kita berikan banyaknya program, baik itu materi maupun non-materi,” kata Dito pada 19 Juni 2024.
Jika mengacu pemberian bonus pada Olimpiade Tokyo 2020, pemerintah memberikan bonus dan apresiasi.
Bagi peraih medali, Presiden Jokowi memberikan bonus peraih emas Rp5,5 miliar, bonus Rp2,5 miliar peraih medali perak dan bonus Rp1,5 miliar untuk peraih medali perunggu, dan para pelatih.
Sementara atlet yang tidak mendapatkan medali juga mendapatkan apresiasi dari Presiden masing-masing Rp100 juta.
Berikut Rincian Bonus untuk Atlet, Pelatih dan Ofisial Olimpiade Tokyo 2020
1. Atlet (Tunggal/Ganda)
Emas : Rp5,5 miliar
Perak : Rp2,5 miliar
Perunggu : Rp1,5 miliar
Tanpa Medali : Rp100 juta
2. Pelatih (Tunggal/Ganda)
Emas : Rp2,5 miliar
Perak : Rp1 miliar
Perunggu : Rp600 juta
Tanpa Medali : Rp100 juta
Mengacu pada pernyataan Menpora, maka besaran bonus untuk atlet peraih medali pada Olimpiade Paris 2024 akan lebih besar jika dibandingkan Olimpiade Tokyo 2020. (okezone/ss)


