Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

5 Tanaman Herbal Pendamping Redakan Gejala DBD di Tengah Peningkatan Kasus

Tingginya Kasus DBD di Indonesia dan Kewaspadaan Musim Hujan

Oleh Redaksi 15
Rabu, 5 November 2025
Foto: Sambiloto ternyata mengandung manfaat besar dalam studi ilmiah.(Istimewa)

Sambiloto ternyata mengandung manfaat besar dalam studi ilmiah.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia kembali menjadi sorotan publik, mendorong masyarakat mencari solusi pendamping seperti tanaman herbal redakan gejala DBD. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan data yang mengkhawatirkan: hingga 28 Oktober 2025, tercatat 131.393 kasus DBD dengan total 544 kematian di seluruh wilayah Tanah Air.

Situasi ini diperparah oleh kondisi iklim. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan akan datang lebih awal di berbagai daerah. Puncak musim hujan 2025/2026 diperkirakan terjadi antara November hingga Februari. Perubahan cuaca yang tidak menentu ini secara langsung memicu peningkatan drastis populasi nyamuk Aedes aegypti, vektor pembawa virus dengue penyebab DBD.

Pernik Ragam: 5 Tanaman Herbal Pendamping Redakan Gejala DBD di Tengah Peningkatan Kasus

Iklan Indako SeputarSumut

Dalam merespons kondisi ini, berbagai upaya komprehensif terus digalakkan. Selain program vaksinasi dan pemberantasan sarang nyamuk, pemanfaatan tanaman herbal kini dipertimbangkan sebagai terapi pendamping yang efektif untuk membantu meredakan gejala DBD dan mempercepat pemulihan.

Potensi 5 Herbal Alami Melawan Virus Dengue

Berbagai sumber dan hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis tanaman alami memiliki senyawa aktif yang berpotensi melawan replikasi virus dengue sekaligus mendukung proses pemulihan pasien. Berikut adalah lima tanaman herbal yang dikenal berpotensi membantu meredakan gejala DBD:

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

1. Sambiloto (Andrographis paniculata)

Dikenal luas karena rasa pahitnya yang khas, Sambiloto ternyata mengandung manfaat besar dalam studi ilmiah. Journal of Natural Medicine merilis temuan bahwa ekstrak sambiloto menunjukkan efek penghambatan antivirus tertinggi terhadap salah satu subtipe virus dengue. Tanaman yang mudah dibudidayakan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ini telah lama menjadi andalan pengobatan tradisional untuk menurunkan demam dan meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Temu Kunci (Boesenbergia rotunda)

Senyawa aktif yang terkandung dalam Temu Kunci (atau jahe China) telah terbukti mampu menghambat protease, yakni enzim esensial yang diperlukan untuk replikasi virus dengue. Berkat sifatnya yang antimikroba dan antivirus, temu kunci sering menjadi komponen penting dalam ramuan tradisional yang bertujuan untuk meredakan demam dan sekaligus memperkuat sistem imun tubuh.

3. Daun Pepaya (Carica papaya)

Di antara herbal lainnya, Daun Pepaya menjadi solusi paling populer dan paling sering direkomendasikan untuk pasien DBD. Ekstrak dari daun ini dikenal memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam darah secara signifikan, yang krusial dalam mengurangi risiko perdarahan akibat penurunan trombosit pada penderita DBD. Selain itu, tingginya kandungan antioksidan di dalamnya turut berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan.

4. Serai (Cymbopogon citratus)

Meskipun sering dikenal sebagai bumbu masakan, Serai memiliki fungsi medis yang patut diperhitungkan. Kandungan sitronela dalam serai sangat efektif sebagai agen pengusir nyamuk Aedes aegypti. Secara internal, penelitian juga menunjukkan ekstrak serai memiliki kemampuan menghambat perkembangan virus dengue, meskipun efeknya mungkin tidak sekuat Daun Pepaya atau Sambiloto.

5. Petai China (Leucaena leucocephala)

Petai China, yang umumnya dimanfaatkan untuk penghijauan, memiliki potensi sebagai obat alami. Biji dari tanaman ini mengandung senyawa galaktomanan yang terbukti memiliki aktivitas antivirus terhadap dengue. Meskipun para ahli mengakui bahwa penelitian terkait ini masih terbatas, hasil awal yang ditunjukkan memberikan prospek yang menjanjikan untuk pengembangan terapi herbal spesifik melawan dengue di masa depan.

Peringatan Ahli: Herbal Bukan Pengganti Perawatan Medis Utama

Meskipun berbagai temuan ilmiah menggarisbawahi potensi tanaman herbal redakan gejala DBD, para ahli kesehatan memberikan penekanan penting: pengobatan herbal tidak boleh dijadikan pengganti dari perawatan medis utama yang diberikan oleh tenaga kesehatan profesional.

Pasien DBD wajib mendapatkan penanganan medis untuk mencegah munculnya komplikasi serius.

Mengonsumsi herbal seperti sambiloto atau daun pepaya dapat berfungsi sebagai terapi pendamping yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan. Namun, demi keamanan dan efektivitas,  dosis dan cara penggunaannya harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau herbalis yang terpercaya.

Saya telah memastikan semua alinea dirotasi dan kalimat pembuka diolah, serta semua detail dari teks asli Anda dipertahankan.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi
  • Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran
  • Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com