Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

8 Orang Tewas Ledakan Masjid Imam Ali Homs

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 27 Desember 2025
Foto: Insiden berdarah menimpa Masjid Imam Ali bin Abi Talib di Kota Homs, Suriah, pada Jumat (26/12).(Foto: AFP/Omar Haj Kadour)

Insiden berdarah menimpa Masjid Imam Ali bin Abi Talib di Kota Homs, Suriah, pada Jumat (26/12).(Foto: AFP/Omar Haj Kadour)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Insiden berdarah menimpa Masjid Imam Ali bin Abi Talib di Kota Homs, Suriah, pada Jumat (26/12) yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia saat sedang menunaikan ibadah salat Jumat.

​Berdasarkan laporan dari Kementerian Dalam Negeri Suriah, ledakan tersebut menghantam masjid yang berlokasi di Jalan Al-Khodari, wilayah Wadi Al-Dhahab, tepat pada Jumat siang saat pelaksanaan salat berlangsung.

Dunia Internasional: 8 Orang Tewas Ledakan Masjid Imam Ali Homs

Iklan Indako SeputarSumut

​Saksi mata di lokasi kejadian, Ghadi Maarouf (38), seorang penjual buku yang turut menjadi korban luka, menceritakan kepada AFP bahwa ledakan dahsyat tersebut terjadi sesaat sebelum imam naik ke mimbar untuk memberikan khotbah.

​”Itu ledakan yang sangat besar, dan saya melihat pecahan peluru beterbangan di sekitar saya,” ungkap Maarouf menggambarkan suasana mencekam saat peristiwa itu terjadi.

​Data terbaru mencatat sedikitnya delapan nyawa melayang dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan di rumah ibadah tersebut.

Berita Terkait

Korps Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Milik AS di Kawasan Teluk Balas Gempuran Militer Amerika

Indeks Panas di Bangkok Tembus 51,9 Derajat Celsius dan Masuk Kategori Bahaya

​Menanggapi tragedi ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah mengeluarkan pernyataan keras yang mengutuk insiden tersebut sebagai sebuah “tindakan pengecut”.

​Pihak Kemlu menegaskan bahwa aksi ini merupakan “upaya putus asa” yang dilakukan secara berulang demi merusak stabilitas keamanan serta menebar kekacauan di tengah masyarakat, seraya berjanji akan menyeret para pelaku untuk bertanggung jawab.

​Langkah hukum segera diambil oleh Kementerian Dalam Negeri Suriah dengan memulai penyelidikan intensif dan pengumpulan bukti-bukti di lapangan guna memburu dalang di balik “ledakan teroris” tersebut.

​Peristiwa ini menjadi rentetan serangan terbaru yang menyasar komunitas Alawite di Suriah, di mana Kota Homs sendiri dihuni oleh mayoritas Sunni namun memiliki beberapa daerah yang menjadi tempat tinggal warga Alawite.

​Kondisi keamanan bagi komunitas Alawite, yang merupakan aliran minoritas Syiah dan latar belakang keluarga Bashar Al Assad, dilaporkan memburuk sejak rezim tersebut tumbang dengan banyaknya kasus pembunuhan dan penangkapan menurut laporan Syrian Observatory for Human Rights.

​Kelompok ekstremis Saraya Ansar Al-Sunna telah muncul memberikan klaim tanggung jawab atas serangan ini melalui pernyataan di Telegram, yang menyebut mereka telah “meledakkan sejumlah alat peledak” di dalam masjid.

​Sebagai kelompok yang baru terbentuk pasca-lengsernya rezim Assad, Saraya Ansar Al-Sunna sebelumnya juga mengaku bertanggung jawab atas pengeboman gereja pada Juni lalu, meski otoritas setempat sempat mengaitkan aksi tersebut dengan ISIS.

​Dunia internasional merespons cepat kejadian ini, di mana Arab Saudi, Lebanon, Turki, dan Yordania secara resmi mengutuk ledakan tersebut. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut menegaskan bahwa serangan ini tidak dapat diterima dan mendesak agar para pelaku segera diadili.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com