Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

916 Tewas Bencana Sumbar-Sumut-Aceh

Oleh Redaksi 15
Minggu, 7 Desember 2025
Foto udara dampak kerusakan bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.(Istimewa/rri)

Foto udara dampak kerusakan bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.(Istimewa/rri)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dilaporkan bertambah oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada hari Minggu (7/12).

​Data resmi di situs BNPB menunjukkan bahwa korban jiwa bencana tersebut saat ini mencapai 916 orang, yang berarti ada penambahan 2 orang dari data yang tercatat pada Sabtu (6/12) sore. Selain itu, dilaporkan juga sebanyak 274 jiwa lainnya masih dalam status hilang.

Lintas Nasional: 916 Tewas Bencana Sumbar-Sumut-Aceh

Iklan Indako SeputarSumut

​Bukan hanya korban jiwa, BNPB juga mencatat dampak signifikan pada infrastruktur publik. Tercatat, sebanyak 4.200 orang mengalami luka-luka, dan kerugian material mencakup 1.300 fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Kerusakan juga melanda 199 fasilitas kesehatan dan 697 fasilitas pendidikan.

​Fasilitas penting lainnya juga mengalami kerusakan parah akibat bencana ini. Laporan dari BNPB menunjukkan bahwa 420 rumah ibadah mengalami kerusakan, serta 234 gedung atau kantor dan 405 jembatan juga dilaporkan rusak.

​Menanggapi situasi ini, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu malam untuk membahas penanganan bencana.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sangihe BPBD Sebut Belum Ada Laporan Kerusakan dan Tidak Berpotensi Tsunami

Menteri Agama Nasaruddin Umar Deklarasikan 10 Muharam Sebagai Momentum Lebaran Anak Yatim dan Difabel

​Pemulihan aliran listrik menjadi salah satu perintah utama dari Presiden. Ia secara tegas menginstruksikan agar pemulihan listrik dapat selesai paling lambat malam ini.

​Menurut keterangan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pemulihan listrik di Sumatra Barat hampir sepenuhnya rampung. Namun, beberapa titik di Sumatra Utara, seperti Langkat dan Tapanuli, masih gelap. Kondisi serupa juga terjadi di beberapa area di Aceh. Oleh karena itu, Presiden memerintahkan agar listrik di seluruh wilayah terdampak harus menyala secara keseluruhan paling lambat besok malam.

​Selain pemulihan listrik, Presiden Prabowo, melalui Teddy, juga memerintahkan agar semua akses jalan darat di wilayah yang terdampak bencana segera dapat digunakan kembali, dan pembangunan jembatan sementara harus dipercepat.

​Lebih lanjut, Prabowo menekankan pentingnya ketersediaan pasokan BBM yang cepat, serta memastikan kecukupan kebutuhan logistik di lokasi bencana agar tidak terjadi kekurangan.

​Prabowo, kata Teddy, terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala dan memastikan kesiapannya untuk kembali meninjau daerah-daerah yang terkena dampak.

​”Instruksi khusus dari Bapak Presiden adalah untuk mempercepat pemulihan di wilayah yang jalur daratnya masih terputus, seperti Takengon dan Bener Meriah. Jalur ini harus segera tersambung,” ujar Teddy.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com