Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Alexander Marwata Curhat KPK ‘Ditinggal’ Publik

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 22 Juni 2024
Foto: Alexander Marwata Curhat KPK ‘Ditinggal’ Publik
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata curhat soal KPK. Ia mengatakan dukungan publik ke KPK belakangan ini berkurang.

Penurunan itu menurutnya, imbas satu sosok pimpinan yang sudah ditolak publik sejak awal pencalonan.

Lintas Nasional: Alexander Marwata Curhat KPK ‘Ditinggal’ Publik

Iklan Indako SeputarSumut

Alex tidak mengungkap sosok pimpinan yang dimaksud. Ia hanya menyebut paska kehadiran sosok itu, publik lupa dengan bahwa di KPK ada pimpinan lainnya.

“Trust KPK saya melihat lima tahun terakhir ini sejak pemilihan pimpinan KPK jilid 5 publik sudah menolak sosok tertentu dan itu terbawa terus sehingga publik meninggalkan KPK,” ujar Alex di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2024).

“Tidak ada dukungan hanya karena ada satu sosok, publik lupa masih ada sosok pimpinan yang lain. Bahwa KPK itu bukan milik pimpinan,” sambung Alex.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Halmahera Utara Tidak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Lebih lanjut, Alex menyampaikan bahwa pimpinan KPK bukanlah malaikat.

Menurut Alex, pimpinan KPK di periode mendatang juga tidak akan maksimal apabila tak didukung seluruh pegawai yang berintegritas.

“Pimpinan bukan malaikat. Sosok-sosok yang nanti terpilih tanpa didukung oleh SDM yang juga berintegritas dan independen tidak akan bisa karena penangan perkara itu berjenjang. Jauh lebih mudah intervensi itu ke pegawai dibanding pimpinan,” tutur Alex.

Dalam kesempatan itu, Alex juga bercerita soal pemberantasan korupsi yang tak bisa dilepaskan dari political will atau kemauan politik, terutama dari Presiden dan DPR.

“Tanpa komitmen DPR, tanpa komitmen Presiden untuk bisa melihat secara komprehensif persoalan pemberantasan korupsi, kita omong kosong pemberantasan korupsi itu,” jelas Alex.

Ia mengaku khawatir masyarakat akan kecewa apabila hanya menaruh harapan kepada KPK, terutama pada pimpinan.

Alex pun berharap masyarakat tak menganggap pimpinan KPK layaknya malaikat.

“Berharap KPK, saya khawatir atau berharap pimpinan KPK menjadi malaikat-malaikat, saya khawatir masyarakat akan kecewa. Jangan pernah berharap pada pimpinan sekalipun nanti yang terpilih itu adalah sosok-sosok yang terkenal integritas. KPK tidak pernah tergantung pada pimpinan semata,” kata Alex.

Ia turut mengungkap kondisi sumber daya manusia (SDM) KPK yangmana banyak penyelidik dan penyidik KPK berasal dari institusi penegak hukum lain, seperti kepolisian.

Alex menyebut pihaknya tidak dapat memastikan pegawai KPK yang berasal dari institusi lain itu bebas dari konflik kepentingan.

“Memang persoalan ketika ada penyelidik, penyidik dari kepolisian, ada dari kejaksaan. Mereka itu kan punya bos di instansi asalnya. Idealnya kan kalau sudah di KPK tunduk pada perintah pimpinan. Apakah ada jaminan? Saya enggak tahu, karena di luar kantor, kami enggak bisa awasi,” sebut Alex.

Selain itu, Alex mengatakan pihaknya juga sedang menyiapkan program pendidikan dan latihan bagi pegawai di KPK. Ia ingin pegawai yang masuk ke KPK memiliki insting sebagai penyelidik. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com