Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Alokasi Pupuk Subsidi Sumatera Utara Bertambah jadi Segini

Oleh Redaksi 15
Kamis, 9 Mei 2024
Foto: Pupuk untuk petani.

Pupuk untuk petani.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Medan | Pemerintah telah menetapkan alokasi pupuk subsidi sebesar 9,55 juta ton untuk tahun 2024. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari alokasi yang telah ditetapkan sebelumnya yakni 4,7 juta ton.

Senior Manajer Sumbagut PT Pupuk Indonesia, Wawan Arjuna mengatakan, dengan adanya penambahan alokasi pupuk subsidi tersebut maka Provinsi Sumatera Utara (Sumut) juga mendapat tambahan alokasi.

Berita Ekonomi: Alokasi Pupuk Subsidi Sumatera Utara Bertambah jadi Segini

Iklan Indako SeputarSumut

“Alokasi untuk Sumatera Utara tahun 2024, untuk pupuk subsidi jenis Urea dari 124.580 ton menjadi 212.943 ton. NPK dari 109.406 menjadi 233.888 dan NPK FK (Formula Khusus) dari 862 menjadi 5.979,” kata Wawan, dalam siaran persnya, Rabu (8/5/2024) di Medan.

Dari jumlah tersebut, lanjut Wawan, realisasi yang sudah disalurkan Pupuk Indonesia ke petani di Sumut sampai dengan 30 April 2024, untuk Urea sebanyak 46.665 ton. NPK 36.791 dan realisasi NPK FK sebanyak 301 ton.

Sedangkan untuk stok pupuk subsidi yang tersedia di gudang produsen (Pupuk Indonesia) di Sumatera Utara per tanggal 8 Mei 2024 sebanyak 81.421 ton.

Berita Terkait

OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031

IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan

Stok ini 300% dari ketentuan yang di tetapkan. Dengan rincian, urea sebanyak 58.960 ton, NPK 21.895 ton dan NPK FK 566 ton,” rinci Wawan.

Terkait penambahan alokasi pupuk subsidi tahun 2024 di Sumut, menurut Wawan, pihaknya telah melakukan sosialiasi. Sosialisasi dilakukan ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, yang dimulai 30 April 2024.

Dalam sosialisasi itu, stakeholder yang diundang antara lain Dinas Ketahanan Pangan atau Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, pimpinan distributor dari masing-masing kabupaten. Kemudian, kios pengecer, perwakilan dari Pupuk Indonesia dan pihak Polri.

Sosialisasi penambahan alokasi pupuk subsidi yang telah dilakukan yakni di Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Kota Binjai, Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai. Selanjutnya di Kabupaten Toba dan Nias keseluruhan.

“Sosialisasi ini kita lakukan secara langsung atau offline. Namun, untuk kabupaten/kota yang belum, sosialisasi akan kita lakukan secara daring atau zoom pada 13 Mei 2024,” ujar Wawan.

Dikatakannya, sosialisasi tidak hanya terkait penambahan alokasi pupuk bersubsidi saja tetapi juga pembinaan tertib administrasi kios pengecer.

Hal ini juga menyusul telah diterbitkannya Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2024. Tentang Perubahan atas Permentan Nomor 10 Tahun 2024.

Pada aturan baru ini, kata Wawan, Pemerintah memutuskan ada tiga jenis pupuk yang disubsidi yaitu Urea, NPK, dan Organik.

Khusus pupuk organik, pemanfaatannya diprioritaskan pada wilayah sentra komoditas padi di lahan sawah dengan kandungan C Organik kurang dari 2%.

“Pupuk Indonesia selaku BUMN penerima mandat, memproduksi dan mendistribusikan pupuk bersubsidi siap menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani. Yaitu petani penerima yang telah terdaftar sebesar 9,55 juta ton di tahun 2024,” tutup Wawan. (medanbisnis)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com