Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Ancaman AS di Karibia, Venezuela Siapkan 5.000 Rudal Anti Pesawat Rusia

Oleh Redaksi 15
Jumat, 24 Oktober 2025
Foto: Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: curtesy of yahoonews)

Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: curtesy of yahoonews)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Venezuela meningkatkan pertahanannya setelah pengerahan pasukan dan kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di dekat perbatasan negara itu di Karibia. Presiden Nicolas Maduro secara terbuka menyatakan bahwa Venezuela kini memiliki persediaan hingga 5.000 rudal anti pesawat buatan Rusia.

“Venezuela memiliki [rudal] Igla S, jumlahnya tidak kurang dari 5.000, sebagai kunci pertahanan untuk mengamankan perdamaian,” tegas Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Rabu (22/10), sebagaimana dikutip dari AFP.

Dunia Internasional: Ancaman AS di Karibia, Venezuela Siapkan 5.000 Rudal Anti Pesawat Rusia

Iklan Indako SeputarSumut

Pengerahan rudal Igla S dirancang secara spesifik untuk mengatasi pesawat yang terbang rendah, mengingat sistemnya bekerja menggunakan teknologi inframerah untuk melacak dan mendeteksi target.

Langkah penguatan pertahanan ini merupakan respons langsung dari pernyataan Maduro usai AS mengerahkan personel militer, pesawat tempur siluman, dan kapal perangnya ke kawasan Karibia.

Ketegangan antara AS dan Venezuela belakangan ini meningkat signifikan setelah Angkatan Laut Negeri Paman Sam menembaki sebuah kapal yang membawa warga sipil. Kapal tersebut dituduh oleh AS terlibat dalam aktivitas pengedaran narkoba.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Kementerian Pertahanan AS sendiri mengklaim bahwa tindakannya dilakukan dalam rangka menghadapi konflik bersenjata dengan sejumlah kartel narkoba di Amerika Latin.

Insiden penyerangan di perairan Karibia, atau di lepas pantai Venezuela, telah menargetkan setidaknya delapan kapal dan mengakibatkan puluhan orang tewas. Aksi ini menuai kecaman keras dari pihak Venezuela.

Venezuela mengecam keras insiden tersebut dan menuduh pemerintah AS telah melanggar kedaulatan negara serta melanggar hukum internasional.

Secara terpisah, Presiden Maduro juga berpendapat bahwa tindakan AS ini merupakan ancaman serius yang berpotensi memicu agresi terhadap Venezuela. Meskipun demikian, mereka menyatakan tidak akan tinggal diam.

Oleh karena itu, Venezuela mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera melakukan penyelidikan atas serangkaian penembakan kapal oleh AS di Karibia. Sampai saat ini, DK PBB belum mengambil keputusan atau mengeluarkan resolusi resmi terkait insiden tersebut.

Selain pengerahan rudal, Venezuela juga telah menempatkan seluruh pasukan mereka dalam status siaga tinggi.

Di kesempatan lain, Maduro pernah pula mengungkapkan keyakinannya bahwa serangkaian penembakan kapal yang diikuti oleh pengerahan pasukan dan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) AS merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menggulingkan pemerintahannya.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com